Asiknya Ujian

Asiknya Ujian

Ujian sekolah dalam bentuk apa pun (UTS, UAS terutama UN) masih dianggap menjadi momok menakutkan pendidikan. Padahal, menurut banyak psikolog dan pakar, seperti apapun kurikulum, seberat apapun beban pendidikan, sumber stress utama pada anak (menurut hasil penelitian) adalah orangtuanya di rumah, terutama ibu.

Tanpa disadari, ibu di rumah punya peran sangat penting untuk membuat aneka ujian tak lagi jadi momok bagi anak. Antara lain dengan cara, tidak menempatkan dan menganggap UTS/UAS/UN memiliki level yang lebih tinggi dan superior daripada PR dan latihan biasa.

Tidak perlu mengagungkan ujian-ujian tersebut dengan menganggapnya sebagai sesuatu yang lebih penting daripada latihan soal sehari-hari. Ketenangan ibu, dengan tidak heboh jelang ujian, adalah salah satu nilai positif yang akan diserap ananda.

Setiap hal atau kejadian pasti punya dua sisi yang bersebrangan. Ada positif dan negatifnya. Ajak anak menggali sisi positif ujian. Hingga anak-anak bahkan bisa jadi akan menyambut ujian dengan sukacita dan berkata:

“Kalau ujian itu enak. Pulangnya bisa cepat.”

“Asyiiiik besok UAS, bawa bukunya sedikit. Tas gak berat.”

“Yess besok UN… 4 hari lagi santaiii… Libur lamaaa…”

Bukankah benar yang dikatakan Rihal (8 tahun), bahwa: “UTS/UAS itu cuma beda kertasnya aja. Kalau PR atau latihan kerjainnya di buku tulis. Kalau ujian kerjainnya di kertas ujian.”

Mengenali karakter masing-masing anak akan sangat membantu ibu untuk bisa menyikapi ujian dengan santai. Jika nilai tanggungjawab dan kelekatan sudah tertanam, biasanya ibu akan lebih tenang menghadapi ujian si anak. Anak yang berkarakter judging, well planned atau terorganisir.. Pasti sudah punya perencanaan dan persiapan diri menyambut ujian.

Anak dengan karakter perceiving yang menyukai deadline dan tantangan, biasanya akan makin cemerlang saat berada di bawah tekanan. Seperti lampu senter yang makin bersinar di saat gelap. Anak dengan tipe belajar auditori, mungkin tak perlu lagi repot membaca buku atau mengerjakan latihan soal jelang ujian. Sebab semua materi pasti sudah direkam dan diserap paripurna saat mendengarkan penjelasan guru di kelas. Ketenangan dan sikap santai ibu, bisa jadi adalah salah satu pendampingan terbaik yang bisa diberikan untuk anak menjelang ujian.

UTS, UAS, UN?

Ya so what….? Exam is just another type of homework n exercise. Isn’t it?

 

Penulis: Puri Fitriani, S.Sos

Guru BK (Bimbingan Konseling)

Ada PTS, UTS dan UAS Di SMP Al Bayan

Ada PTS, UTS dan UAS Di SMP Al Bayan

Salah satu bagian yang penting dari proses pendidikan adalah evaluasi pembelajaran, dimana siswa menyelesaikan soal-soal ujian dari materi yang sudah didapat selama Kegiatan Belajar Mengajar. Adapun tujuan dari evaluasi itu sendiri yaitu memperoleh data pembuktian yang akan menjadi petunjuk sampai dimana tingkat kemampuan dan tingkat keberhasilan siswa dalam pencapaian tujuan-tujuan kurikuler setelah menempuh proses pembelajaran dalam jangka waktu yang telah ditentukan (tengah semester). Selain itu juga untuk mengukur dan menilai sampai dimanakah efektifitas mengajar dan metode-metode mengajar yang telah diterapkan atau dilaksanakan oleh bapak dan ibu guru, serta kegiatan belajar yang dilaksanakan oleh siswa.

Kali ini SMP Al-Bayan Islamic School sedang menyelenggarakan evaluasi pembelajaran/ PTS (Penilaian Tengah Semester) untuk kelas VII, UTS (Ujian Tengah Semester) untuk kelas VIII dan UAS (Ujian Akhir Semester) untuk kelas IX. Kegiatan ini dilaksanakan selama sepekan terhitung sejak tanggal 5-9 Maret 2018. Adapun pesertanya terdiri dari 188 siswa-siswi diantaranya, 69 peserta ujian PTS, 74 peserta UTS, dan 46 peserta UAS. Semoga selama pelaksanaan evaluasi ini siswa-siswi mengikutinya dengan baik dan tertib serta mendapatkan hasil yang optimal.

Sepekan sebelum dilaksanakannya PTS, UTS,dan UAS siswa-siswi mendapatkan kisi-kisi dari guru bidang studi masing-masing. Para guru memberikan kisi-kisi kepada siswa-siswi agar mereka dapat menjawab soal dengan baik. Namun pada hakikatnya kisi-kisi yang diberikan hanya memberikan batasan kepada mereka untuk belajar. Pada beberapa siswa kegiatan PTS, UTS dan UAS adalah kegiatan yang dapat merubah hari-hari mereka menjadi aneh dan menegangkan. Hari-hari yang menuntut untuk kebut belajar dengan harapan mendapatkan nilai yang bagus. Kini siswa menganggapnya nilai telah menjelma menjadi permata indah dalam kelas, sehingga mereka pun menjadi stres. Padahal hal ini tidak seharusnya terjadi, peran orang tua sangat penting untuk membantu ananda dalam menghadapi Ujian, sesuai apa yang disampaikan oleh guru BK kita, “Asyiknya Ujian” berikut yang disampaikannya.

 

Nur Alfy Ilmy, S.Pd

Ketua Pelaksana PTS, UTS & UAS

AISCO 2018

AISCO 2018

AISCO 2018 atau Al-Bayan Islamic School Competition yang diadakan pada tanggal 27 Februari –1 Maret 2018 ini merupakan acara yang cukup bergengsi. Mengapa cukup bergengsi? Karna antusias akan acara ini tidak hanya datang dari siswa-siswi Al-Bayan itu sendiri, melainkan juga dari sekolah-sekolah luar lainnya. Kemeriahan kegiatan ini didukung oleh berbagai kompetisi yang sangat menarik seperti; Ranking 1, Cerdas Cermat PAI, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Da’i Cilik (Dacil), dan Futsal. Tidak hanya sampai disitu saja, AISCO kali ini juga mengadakan exhibition Futsal dan Basket dengan tujuan menghibur para siswa-siswi dari luar sekolah SMP Al-Bayan Islamic School selama menunggu atau setelah selesai mengikuti kompetisi.

Tiga hari yang sanagat luar biasa dari AISCO terlaksana dengan baik, hingga sampai pada waktu yang ditunggu-tunggu yakni pengumuman para pemenang kompetisi AISCO 2018. Beberapa sekolah yang berhasil memenangkan kompetisi kali ini adalah SD Al-Bayan, SDN Kreo 5, SDN Meruya Utara 12 Pagi, School of Qur’an, SDN Larangan 1, MIS Al-Mubarak dan SDI Nurul Hasanah. Penampilan  adik kita ‘Syakira (JISc)’ yang sangat luar biasa yang tidak lain adalah pemenang pertama dari kompetisi Dacil dan juga dua buah lagu yang dibawakan oleh tuan rumah yakni SMP Al-Bayan Islamic School menjadi penutup kegiatan AISCO 2018 kali ini.

Kegiatan AISCO yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan menjadi kegiatan yang dapat memotivasi siswa untuk terus belajar, memupuk mental, dan kepercayaan diri para siswa-siswi baik yang ada di SMP Al-Bayan Islamic School maupun sekolah lainnya yang ikut berpartisipasi. Yang terpenting dari kegiatan kali ini adalah dapat menjalin tali silaturahmi dengan sekolah-sekolah lainnya seperti yang Allah SWT perintahkan;

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.’ ( An-Nisa;1)

 

Khairina Nur Fajriyah, S.Pd

Koordinator level VII TP. 2017-2018

Jum’at Barokah SMP Al Bayan

Jum’at Barokah SMP Al Bayan

Minggu ini berkesempatan mengunjungi dan menyantuni panti asuhan Al Ma’Mur di bilangan Petukangan Selatan, Jakarta Selatan. Panti asuhan Al Ma’mur ini mengayomi total 50an orang anak yatim dan/atau piatu. 30 anak yatim piatu berdiam di dalam lingkungan panti.
Sementara lebih dari 20 orang lain masih memiliki keluarga yang berdomisili di sekitar panti asuhan, namun ditanggung biaya pendidikannya oleh Yayasan Panti Asuhan Al Ma’Mur. Bekerjasama dengan mama-mama cantik PTA SMP Al Bayan, alhamdulillah kunjungan kali ini mendonasikan sembako, makanan dan uang tunai yang insyaallah bermanfaat barokah bagi teman-teman warga panti.
Menjadi pengalaman nyata yang sangat berkesan, terutama bagi para siswa, menikmati indahnya berbagi. Menikmati rasa syukur yang bertambah atas apa yang dimiliki. Menikmati empati terhadap sesama. Menikmati lingkungan yang belum pernah dilihat dan dikunjungi. Menikmati pertemuan dan pertemanan dengan sahabat-sahabat baru.
Semoga bisa segera berjumpa lagi. Aamiin.
Penulis: Puri Fitriani, S.Sos
Guru Bimbingan Konseling SMP Al-Bayan Islamic School
SMP Al Bayan Raih Juara

SMP Al Bayan Raih Juara

Alhamdulillah siswa SMP Al-Bayan memperoleh juara di beberapa event, diantaranya Kompetisi bola Basket putra di Albafest 2018 (1-9 Februari 2018), dimana tim basket putra SMP Al-Bayan meraih juara 3 di Albafest se-Jabodetabek tersebut.

Tim futsal putra SMP Al-Bayan juga tidak mau kalah, tim futsal telah meraih juara 3 di Liga Regional Jakarta Barat-Tangerang (25 Februari 2018). Dan event lain yang diikuti yaitu Olimpiade MIPA & IPS Al Sains Tingkat Nasional se-Kota Tangerang-Jakarta (24 Februari 2018). Tidak tanggung-tanggung sekolah mengirimkan 31 siswa diantaranya, 19 siswa dalam lomba TO UN (Try Out Ujian Nasional), 8 siswa dalam lomba MHQ (Musabaqoh Hifdzil Qur’an), dan 4 siswa dalam lomba OSN (Olimpiade Sains Nasional).

Di acara yang diikuti oleh seluruh siswa dari sekolah se-Jakarta-Tangerang, siswa-siswi dari SMP Al-Bayan ini mengukir prestasi yang menggembirakan. M. Arif Ridwan (siswa dari kelas 9) meraih juara 1 dalam lomba TO UN, M. Adnan Wicksana (siswa kelas 8) meraih Juara 2 dalam olimpiade Matematika, M. Raka Maulana (siswa kelas 8) meraih juara 2 dalam lomba MHQ, dan Aqilla Danishara Widyadhari (siswa kelas 8) meraih juara 3 dalam lomba MHQ. Semoga prestasi yang diraih siswa SMP Al-Bayan ini bisa tetap dipertahankan dan diikuti oleh siswa-siswi lainnya. Terimakasih atas doa dan dukungan dari semua pihak, terutama ayah dan bunda yang sudah meluangkan waktu untuk mendampingi ananda dalam setiap kompetisi. Jaza-Kamallah Khairan Katsiiraa. (Kamis, 1 Maret 2018).

 

Yuyun Yunanti, S.Pd

Pustakawati SMP Al-Bayan Islamic School