Memperkenalkan Ibadah Haji pada Anak Usia Dini

Memperkenalkan Ibadah Haji pada Anak Usia Dini

Alhamdulillah pada hari Rabu, 5 September 2018 para siswa  TK AL BAYAN telah melalui salah satu kegiatan keagaman yaitu pelaksanaan simulasi Manasik Haji.

Kegiatan yang diselenggarakan dengan rangkaian Sholat Idul Adha, Thawaf mengelilingi Kabah dan Hajar Aswadnya, Sa’i dan Lempar Jum’rah ini sangat disarankan untuk diperkenalkan kepada para anak-anak usia dini ini agar menjadi bekal iman untuk masa depannya.

Pelaksanaan simulasi Manasik Haji bagi anak usia dini memang tidak menjamin kualitas iman dan sikap relijius siswa di masa dewasa. Namun demikian, simulasi ini bisa menjadi sarana untuk memberikan wacana dan pengalaman baru bagi ananda.

Pengalaman baru inilah yang akan menjadi salah satu gerbang pembuka bagi penanaman fitrah keimanan putra putri kita.   Akan menjadi stimulus untuk memancing rasa penasaran dan ingin tahu mereka, sehingga kemudian akan muncul banyak pertanyaan kritis berkaitan dengan ibadah Haji.

Pertanyaan-pertanyaan konstruktif ini akan menjadi awal yang lebih memudahkan orangtua dan guru untuk memberikan info tentang penanaman keimanan dan keislaman kepada ananda, terutama berkaitan dengan rangkaian makna ibadah Haji.

Misalnya saja, secara umum Thawaf mengelilingi Kabah adalah wujud penyembahan dan penghormatan kepada Allah SWT, Sa’i ibarat melakukan kegiatan lari-lari kecil yang dilakukan istri Nabi Ibrahim dalam mencari air antara bukit Shafa dan Marwah. Sedangkan lempar jum’rah ibaratnya kita melempar batu kerikil kecil kepada dinding yang dianggap sebagai perwujudan setan penganggu manusia yang harus dihindari dan dilawan. Diskusi dapat berkembang lebih jauh lagi dengan menyertakan ayat dan dalil penunjang.

Semoga kegiatan sarat makna ini dapat menjadi manfaat yang nyata terasa bagi orangtua, guru dan terutama bagi para siswa TK AL BAYAN.

Penulis: Puri Fitriani S.Sos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *