Hari Raya Idul Adha 1440 H

Hari Raya Idul Adha 1440 H

Hari raya idul adha diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Pada momen tersebut umat Islam di anjurkan menyembelih hewan kurban.

Kegiatan idul adha murid SD Al Bayan Islamic School yang di bimbing oleh guru agama, untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan, sekaligus mengetahui makna idul adha.

SD Al Bayan Islamic School juga ikut menyembelih hewan kurban. Tentu saja saat melakukan penyembelihan hewan kurban, mengikuti prosedur yang baik dan benar. Daging hewan kurban dibagikan kepada masyarakat sekitar sekolah, dan orang yang fakir dan miskin.

Dalam fiqh qurban disebut ‘udhiyya’ yang berarti hewan yang disembelih saat idul adha.

Jadi qurban itu adalah salah satu ibadah yang mendekatkan diri seseorang kepada Allah SWT, dan dapat menjadi janji ‘kesetiaan’ kita dalam mengorbankan dan menyembelih sifat egois kita, dan sikap tidak mementingkan diri sendiri atas dasar cinta kepada Allah SWT.

Penulis: Ayu Jwita S.E,M.Ak

Pelatihan Dokter Kecil Puskesmas Kecamatan Larangan Utara dan PMI Kota Tangerang

Pelatihan Dokter Kecil Puskesmas Kecamatan Larangan Utara dan PMI Kota Tangerang

Di penghujung semester genap Tahun Pelajaran 2018-2019 ini Tim Ekskul Dokter Kecil SD Al Bayan mendapat undangan dari Puskesmas Larangan Utara untuk mendapatkan pelatihan dasar Dokter Kecil.

Bertempat di Puskesmas Larangan Utara, sesi pelatihan kali ini bekerja sama dengan PMI Kota Tangerang. Diikuti oleh 50 orang peserta yang berasal dari 5 sekolah dasar di lingkup Kecamatan Larangan Utara.

Ada dua materi besar yang diberikan dalam kesempatan kali ini. Materi pertama disampaikan oleh Puskesmas Larangan Utara yang diwakili oleh Bidan Nirwana. Memberikan materi berkaitan dengan penyakit Demam Berdarah Dengue. Bidan Nirwana menyampaikan asal muasal penyebab DBD, cara pencegahan dan cara pengobatannya. Para siswa juga melakukan praktek singkat memantau dan mengenali jentik nyamuk di dalam kubangan air.

Materi berikutnya diberikan oleh para kakak PMI Kota Tangerang. Kakak pelatih PMI memberi pelatihan dasar P3K. Antara lain cara menangani luka terbuka. Prosedur penanganan pertama pada patah tulang dan lain-lain.

Penulis: Puri Fitriyani, S.Sos

SD Al Bayan Juara I Toilet Bersih

SD Al Bayan Juara I Toilet Bersih

Salah satu bagian terpenting dari suatu bangunan gedung. Entah rumah tinggal, pusat perbelanjaan, kios kecil, tempat ibadah, perkantoran, termasuk sekolah, semua membutuhkan toilet. Kendati tidak pernah tampil di depan dan menjadi sudut ruang yang sering dipamerkan, namun sejatinya toilet menguasai hajat hidup manusia.

Semua orang tentu sudah mengetahui fungsi utama toilet sebagai tempat pembuangan. Namun di era digital ini fungsi toilet ternyata menjadi berkembang hingga memiliki nilai tambah. Dari sudut pandang ekonomi, toilet sebagai komoditi bagi kemaslahatan umat ternyata juga memiliki nilai ekonomis yang dapat menghasilkan keuntungan.

Sementara dari sisi agamis, khususnya agama Islam, toilet memiliki peranan sangat penting bagi umat Islam sebagai sarana penunjang untuk menjaga kesucian tubuh dan lingkungan.

Berdasarkan sudut pandang kesehatan, toilet jelas menjadi kebutuhan krusial bagi terciptanya lingkungan hidup yang sehat.
Tak terbayangkan kesulitan yang dapat dialami umat Islam untuk menjaga kebersihan dan kesucian yang merupakan bagian dari fitrah keimanan, apabila tanpa bantuan toilet.

Perawatan toilet juga seringkali perlu mendapat perhatian khusus. Toilet di rumah pribadi cenderung lebih mudah terjamin kebersihannya dibandingkan toilet di area publik, termasuk sekolah.

Mengingat pentingnya keberadaan toilet yang bersih dan terawat, maka tidak mengherankan bila saat ini toilet sekolah menjadi salah satu perhatian utama bagi para orangtua siswa.

Dalam berbagai survey tidak resmi di komunitas-komunitas ‘Parenting’, toilet sekolah menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan orangtua sebelum memutuskan untuk mendaftarkan ananda tercinta ke sebuah sekolah tertentu. Banyak orangtua berpendapat, “Kalau merawat toilet saja tidak apik, bagaimana sekolah tersebut dapat merawat murid-muridnya?”.

Karena itu, LPI Al Bayan menjadikan perawatan toilet agar memenuhi standard kesehatan, kebersihan dan kesucian sebagai salah satu perhatian utama. Agar seluruh warga sekolah, terutama siswa senantiasa bisa menggunakan toilet yang nyaman dan aman.

Beberapa pihak yang sangat berjasa menjamin kenyamanan penggunan toilet di Al Bayan adalah jajaran OB dan OG, yang merupakan pasukan garda depan kebersihan toilet. Tak kenal lelah para OB dan OG memantau kebersihan toilet bahkan hingga berkali-kali dalam sehari.

Kerja keras mereka rupanya tak sia-sia. Selain para siswa, orangtua dan seluruh warga SD Al Bayan merasa nyaman menggunakan toilet, medio Maret 2019 ini perjuangan para OB dan OG juga diganjar predikat Juara I Toilet Bersih Tingkat Kecamatan Larangan.

Alhamdulillah, prestasi ini merupakan peningkatan dari tahun sebelumnya yang menempati posisi ketiga. Terimakasih banyak, kepada pimpinan unit SD Al Bayan dan divisi yayasan yang tak lelah mengontrol dan memberi evaluasi membangun bagi perawatan seluruh sekolah, termasuk toilet. Dan tentu saja ucapan terimakasih sebesar-besarnya terutama untuk para OB dan OG sebagai pelaksana utama penjaga kebersihan dan kenyamanan toilet sekolah. Semoga di masa mendatang dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang sudah dicapai hari ini.

Penulis: Puri Fitriyani, S.Sos

Pesta Besar Siaga 2019 SD Al Bayan

Pada tanggal 23 Januari 2019 yang lalu SD AL BAYAN mengadakan Pesta Besar Siaga yang bertempat di Lapangan Parkir Komplek LPI Al Bayan. Tujuan dari diadakannya kegiatan ini antara lain untuk membina dan meningkatkan keterampilan para pramuka serta memperkuat persaudaraan pramuka.

Pesta Siaga adalah wahana untuk menempa diri generasi muda bangsa Indonesia sejak dini, sehingga diharapkan akan lahir patriot-patriot bangsa yang handal dan berkarakter baik. Dalam Pesta Siaga ini, terdapat banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil, seperti dapat membangkitkan semangat untuk berpacu meraih prestasi, cinta lingkungan, disiplin dan bertanggungjawab serta mempererat tali persahabatan dan persaudaraan.

Selain itu, kegiatan ini dinilainya sangat tepat untuk mengukur atau membandingkan sejauh mana keterampilan, wawasan dan pengetahuan kepramukaan yang telah dimiliki anak-anak pramuka siaga dari berbagai permainan yang diadakan. Di mana dalam setiap permainan tersebut mengandung makna kebersamaan, keterampilan, persaudaraan dan kepemimpinan.

Di pesta siaga para pramuka siaga SD AL BAYAN mendapatkan variasi kegiatan latihan, terjadinya tukar menukar pengalaman, pengetahuan dan kecakapan antar sesama pramuka siaga, serta terbinanya hubungan baik dan kerjasama.

Penulis: Puri Fitriyani, S. Sos

Belajar dengan Alam di Godong Ijo, Depok

Belajar dengan Alam di Godong Ijo, Depok

Rabu pagi itu, siswa-siswi Level 1 SD Al Bayan terlihat sangat bersemangat dan datang ke sekolah lebih pagi dari pada biasanya. Sekitar pukul 06.00 sudah banyak siswa yang hadir dan berkumpul di selasar lantai dasar gedung sekolah.

Alasannya, tak lain dan tak bukan karena pagi itu para siswa level 1 akan melakukan sesi pembelajaran di luar sekolah dalam bentuk ‘Fieldtrip’. Adapun tujuan Fieldtrip level 1 kali ini adalah menuju Godong Ijo, Depok.

Perjalanan dari sekolah menuju Godong Ijo kurang lebih ditempuh dalam waktu sekitar tiga jam menggunakan bus wisata. Cuaca yang mendung gerimis tak mengurangi keceriaan para siswa, baik di dalam bus selama perjalanan atau pun saat melakukan aktivitas di Godong Ijo.

Beragam aktivitas edukatif yang dilakukan para siswa di Godong Ijo sangat sarat manfaat dan berlangsung dalam suasana menyenangkan. Para siswa belajar membuat tempat pensil dari bahan alam, yaitu dari potongan bambu, biji kacang kedelai dan biji mangar. Kemudian ada pula kelas ‘fun cooking’ menghias cupcake. Tak lupa juga ada keseruan saat para siswa menjajal wahana ‘flying fox’.

Selain itu mereka juga diajak untuk lebih mengenal flora dan fauna. Memberi makan beberapa satwa, baik yang umum dan sering mereka lihat seperti kelinci atau burung. Juga beberapa satwa yang tidak mudah mereka temui di lingkungan sekitar rumah, antara lain kura-kura raksasa Madagaskar dan burung Unta.

Siswa-siswi level 1 juga berkesempatan menjelajah kebun pendidikan, untuk melihat secara langsung beberapa jenis pohon dan tanaman yang tidak mudah ditemui. Seperti pohon kayu putih sebagai bahan pembuat minyak kayu putih. Tanaman padi dan beberapa jenis pohon buah-buahan.

Semua siswa mengikuti seluruh aktivitas dengan antusias dan gembira dari awal hingga akhir. Keceriaan tetap terpancar dalam perjalanan pulang kembali ke sekolah tercinta.

Penulis: Puri Fitriyani, S. Sos

Pelatihan Standarisasi Pengajaran Al Quran dengan Metode Tilawati

Pelatihan Standarisasi Pengajaran Al Quran dengan Metode Tilawati

“Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim,” (HR Ibnu Majjah.
Para guru Qur’an SD AL BAYAN tidak pernah berhenti menuntut ilmu dan meningkatkan kapasitas diri agar dapat memberikan yang terbaik bagi para siswa tercinta.

Pekan ini para guru Al Quran LPI Al Bayan menimba ilmu dalam Pelatihan Standarisasi Pengajaran Al Quran dengan Metode Tilawati.

Metode Tilawati dalam pembelajaran membaca Al-Qur`an yaitu suatu metode atau cara belajar membaca Al-Qur`an dengan ciri khas menggunakan lagu rost dan menggunakan pendekatan yang seimbang antara pembiasaan melalui klasikal dan kebenaran membaca melalui individual dengan tehnik baca simak. Metode ini aplikasi pembelajarannya dengan lagu rast. Rast adalah Allegro yaitu gerak ringan dan cepat.

Pendekatan klasikal dan individual dan untuk mendukung dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif maka penataan kelas diatur dengan posisi duduk peserta didik melingkar membentuk huruf U sedangkan guru di depan tengah sehingga interaksi guru dan peserta didik mudah. Format U dalam proses pembelajaran metode Tilawati sangatlah bagus karena peserta didik dapat terkontrol semua oleh pendidik baik klasikal maupun individual.

Adanya penekanan-penekanan dalam membaca Al-Qur`an dengan baik dan benar diperlukan latihan yang terus menerus dengan mengoptimalkan potensi anatomis yang ada pada diri manusia yaitu otak, mata dan mulut serta hati. Saat anak diminta untuk membaca secara berlahan-lahan, pada saat itu pula diharapkan terjadi ”fokusisasi” atau keseimbangan pada komponen anatomisnya, sehingga menghasilkan bacaan yang benar.

Dengan latihan membaca secara terus menerus diharapkan membantu dan mempercepat proses kelancaran Tilawahnya, dengan kriteria, membaca dengan cepat dan bertajwid.

Dengan bertambahnya wawasan dan pengetahuan para guru, tentu saja diharapkan memberi imbas positif kepada seluruh siswa. Ini adalah salah satu upaya LPI Al Bayan sebagai komitmen untuk selalu memberi kontribusi bagi dunia pendidikan Indonesia, khususnya pendidikan dasar yang islami.

Penulis: Puri Fitriyani, S.Sos

Pesta Besar Siaga 2019 SD Al Bayan

Pesta Besar Siaga 2019 SD Al Bayan

Pada tanggal 23 Januari 2019 yang lalu SD AL BAYAN mengadakan Pesta Besar Siaga yang bertempat di Lapangan Parkir Komplek LPI Al Bayan. Tujuan dari diadakannya kegiatan ini antara lain untuk membina dan meningkatkan keterampilan para pramuka serta memperkuat persaudaraan pramuka.

Pesta Siaga adalah wahana untuk menempa diri generasi muda bangsa Indonesia sejak dini, sehingga diharapkan akan lahir patriot-patriot bangsa yang handal dan berkarakter baik. Dalam Pesta Siaga ini, terdapat banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil, seperti dapat membangkitkan semangat untuk berpacu meraih prestasi, cinta lingkungan, disiplin dan bertanggungjawab serta mempererat tali persahabatan dan persaudaraan.

Selain itu, kegiatan ini dinilainya sangat tepat untuk mengukur atau membandingkan sejauh mana keterampilan, wawasan dan pengetahuan kepramukaan yang telah dimiliki anak-anak pramuka siaga dari berbagai permainan yang diadakan. Di mana dalam setiap permainan tersebut mengandung makna kebersamaan, keterampilan, persaudaraan dan kepemimpinan.

Di pesta siaga para pramuka siaga SD AL BAYAN mendapatkan variasi kegiatan latihan, terjadinya tukar menukar pengalaman, pengetahuan dan kecakapan antar sesama pramuka siaga, serta terbinanya hubungan baik dan kerjasama.

Penulis: Puri Fitriyani, S. Sos

 

Wisuda Tahfidz Pesantren Liburan Darul Bayan

Wisuda Tahfidz Pesantren Liburan Darul Bayan

‘Need a village to raise a child’ Pepatah kuno yang mengisyaratkan bahwa beban pengasuhan dan pendidikan generasi muda penerus bangsa tidak hanya bertumpu pada orangtua semata, namun lingkungan juga berperan sangat penting terhadap hasil pendidikan.

LPI AL BAYAN menyadari pentingnya kontribusi lingkungan bagi pembentukan karakter anak sebagai generasi penerus bangsa. Karena itu LPI AL BAYAN berusaha terus membantu para orangtua  dan anak dalam pembentukan akhlak positif islami. Selain melalui pendidikan formil, saat libur semester ganjil medio Desember 2018 yang lalu LPI AL BAYAN mengadakan Pesantren Tahfidz Liburan Darul Bayan dalam rangka memfasilitasi kegiatan berlibur positif. Berlibur dengan kegiatan yang lebih islami.

Alhamdulillah Pesantren Tahfidz Liburan Darul Bayan yang berlangsung selama dua minggu dan diikuti oleh 115 peserta usia 11-60 tahun, telah sukses digelar. Dengan metode istimewa di Darul Bayan, target menghafal 5 juz dalam kurun waktu dua minggu pun dapat dicapai oleh seluruh peserta. Bahkan banyak peserta yang mencapai hafalan hingga 8 juz.

Acara Wisuda Santri Tahfidz Darul Bayan dilaksanakan pada tanggal 6 Januari 2018, bertempat di Aula Mesjid At-Tawwab, Komplek Pendidikan LPI AL BAYAN.

Wisuda yang digelar sebagai bentuk rasa syukyr dan apresiasi atas pencapaian para santri ini turut pula dihadiri oleh Ketua MPR RI,  Bapak Zulkifli Hasan dan Walikota Jakarta Barat, Bapak Rustam Efendi.

Diharapkan program bermanfaat ini dapat terus terlaksana di masa mendatang, dan semoga para santri akan semakin terpacu untuk meningkatkan prestasi dan menjadi berkah bagi lingkungan sekitar.

Penulis: Puri Fitriyani, S.Sos

 

Al Bayan Goes To Bali

Al Bayan Goes To Bali

Rihlah guru dan karyawan LPI AL BAYAN adalah agenda tahunan yang rutin diselenggarakan setiap bulan Desember, bertepatan dengan libur semester ganjil.

Rihlah ini merupakan salah satu bentuk penghargaan LPI AL BAYAN  bagi para pahlawan tanpa tanda jasa dan para pegawai yang telah sepenuh hati memberikan jiwa dan raga untuk para siswa-siswi Al Bayan. Selain itu tentu saja rihlah ini diharapkan akan meningkatkan ukhuwah, kerukunan, kekompakan dan persaudaraan para punggawa Al Bayan, sehingga tercipta suasana kerja yang nyaman dan kondusif sebagai rumah kedua bagi para warga Al Bayan.

Di tahun ajaran 2018-2019 ini, LPI AL BAYAN mengapresiasi loyalitas dan kerja keras guru serta karyawan dengan perjalanan rihlah ke Pulau Dewata, Bali. Memberi kesempatan untuk menikmati semesta milik Allah SWT dalam wujud bentangan alam maha indah yang melambangkan kuasa dan kebesaran Sang Pencipta.

Dalam perjalanan kali ini LPI AL BAYAN bekerja sama dengam Savana Travel sebagai pemandu dan perancang kegiatan. Alhamdulillah Savana Travel memilihkan tujuan-tujuan wisata yang relatif syari, nyaris tanpa pemandangan pelancong asing menebar aurat.

Insyaallah kegiatan rihlah ini dapat memberi manfaat bagi jajaran guru dan karyawan LPI AL BAYAN, baik dalam kapasitas individu maupun secara profesional kerja.

Penulis: Puri Fitriyani, S. Sos

Seminar Pubertas : Apa itu Pra Pubertas?

Seminar Pubertas : Apa itu Pra Pubertas?

Masa pubertas seringkali menjadi masa yang tak mudah dilalui. Tak hanya bagi anak dan remaja, tapi juga bagi para orangtua sebagai pendamping utama dalam hidup mereka.

Salah satu aspek yang identik dan melekat pada usia pubertas ialah segala sesuatu yang terkait dengan seksualitas dan reproduksi manusia.

Banyak orang tua dan anak remaja yang masih tabu membicarakan masalah seksual dan reproduksi. Akibatnya, terjadi pemahaman yang salah atas masalah tersebut. Remaja seringkali merasa tidak nyaman untuk membicarakan masalah seks kepada orang tua.

Sebaliknya, orang tua mungkin merasa tidak tahu pendekatan yang tepat untuk memulai membicarakannya. Akibatnya remaja rentan mendapat informasi yang kurang tepat mengenai masalah seksual reproduksi atau mitos yang tidak benar karena mencari informasi lewat internet atau teman sebaya.

Dan sejatinya tidak hanya orangtua yang perlu memiliki bekal perihal penanaman edukasi seksual dan reproduksi pada anak dan remaja, para guru sebagai orangtua di sekolah pun selayaknya menjadi salah satu sumber informasi yang tepat bagi siswa.

Karena itu, sebagai rangkaian kegiatan pra pubertas, SD AL BAYAN tak hanya memfasilitasi pembekalan pra pubertas bagi para siswa, tapi juga membekali orangtua dan guru agar dapat berkomunikasi dengan anak tentang seksualitas dan reproduksi tanpa canggung. Jika para siswa mendapatkan pembekalan berupa pelatihan pra pubertas, maka para guru dan orangtua murid menerima pembekalan lewat Seminar Pra Pubertas bertajuk “Sexuality Communications for Parents and Kids”, dengan narasumber Hilman Al Madani Psi, M.Psi dan Nur Firdaus S.Psi (pimpinan DiAr, Edukasi Anak dan Remaja), atau yang lebih sering dipanggil Kak Hilman dan Kak Daus.

Kak Hilman banyak menyampaikan tips dan trik berbicara dan berkomunikasi dengan anak tentang seksualitas tanpa kesan vulgar. Ternyata da beberapa alat bantu peraga yang mudah didapatkan di sekitar kita untuk memberi gambaran kongkrit tentang seksualitas dan reproduksi pada anak tanpa terkesan jorok atau pun vulgar. Kak Hilman juga banyak memberi simulasi-simulasi percakapan antara anak dan orangtua.

Sementara Kak Daus banyak memberi paparan hasil temuan statistik di lapangan tentang sejauh mana anak-anak terpapar pornografi dan hal lain yang erat korelasinya dengan seksualitas dan reproduksi. Misalnya fakta mencengangkan bahwa sebagian besar anak usia 10-12 tahun ternyata pertama kali terpapar pornografi justru di rumah sendiri. Dan sumber paparan tersebut ternyata adalah berbagai fasilitas komunikasi dan hiburan yang disediakan oleh orangtua di rumah.

Kegiatan ini berlangsung sangat menarik dan menyenangkan. Para orangtua dan guru sedikit banyak merasa tercerahkan untuk memulai perbincangan topik seksualitas dan reproduksi dengan ananda di rumah. Semoga acara yang turut didukung oleh PTA SD Al Bayan ini dapat memberi manfaat yang nyata dan signifikan bagi para orangtua, guru dan juga siswa.

Penulis: Puri Fitriyani, S. Sos