Mengisi Waktu Luang Dengan Berkreativitas

Mengisi Waktu Luang Dengan Berkreativitas

SMP Albayan Islamic School memiliki Program Keputrian khusus untuk siswa perempuan, kegiatan ini dilaksanakan setiap hari jum’at ketika siswa laki-laki sedang melaksanakan shalat jum’at. Kegiatan keputrian ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap minggunya, setiap minggunya siswi diajarkan berbagai macam tentang materi-materi atau praktik langsung untuk menjadi seorang muslimah yang baik.

Kegiatan ini merupakan agenda wajib yang harus diikuti oleh semua lavel dari lavel 7 sampai lavel 9 semua berkumpul di Perpustakaan untuk mengikuti kegiatan. Salah satu contoh dari kegiatan dikeputrian adalah berkreativitas. Siswi diminta untuk membuat krajinan tangan dari bahan flannel, mereka dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membuat pin / bros. semua sangat antusias untuk menghasilkan karyanya yang terbaik. Sebelumnya beberapa guru memberikan contoh terlebih dahulu kepada siswi kemudian mereka langsung membuat namun tetap dibimbing. Selain untuk mengisi waktu luang ketika siswa putra sedang shalat jum’at, kegiatan keputrian ini juga dapat melatih kreativitas siswi dan kekompakan. Karena kegiatan ini terdiri dari semua lavel sehingga mereka dapat berbaur antar lavel.

Selain membuat kreativitas kegiatan keputrian juga diisi oleh menonton film atau cerita pendek tentang berbagai macam sesuai dengan tema atau materi pada hari itu. Banyak ilmu yang dapat diperoleh siswi dari kegiatan tersebut yang tidak didapatkan ketika di kelas.

Penulis: Dhia Rohadatul ‘Aisy Hadi, S.Pd

Membangun Karakter Diri Dengan Semangat Kemerdekaan

Membangun Karakter Diri Dengan Semangat Kemerdekaan

Semangat kemerdekaan perlu ditanamkan kepada para pelajar saat ini, sesuai dengan tema kemerdekaan kita yang ke 74 ini adalah membangun SDM (Sumber Daya Manusia) yang menjadi fokus pembangunan saat ini. Pelajar merupakan SDM terpenting yang akan membangun Bangsa ini beberapa tahun mendatang sehingga semangat kemerdekaan itu perlu ditanamkan sejak dini agar mereka dapat membangun karakter diri dengan baik dan menjadi SDM yang unggul.

Untuk merayakan semangat kemerdekaan itu SMP ALBAYAN ISLAMIC SCHOOL melaksanakan serangkaian kegiatan perlombaan dan Upacara Bendera untuk memperingati hari Kemerdekaan. Perlombaan tersebut tidak hanya diikuti oleh siswa/i tetapi para Unit dan Guru juga ikut berpartisipasi dalam perlombaan tersebut, tema yang diambil dalam acara tersebut adalah Membangun Karakter diri

Pekan kemerdekaan dibuka pada hari Rabu, 14 Agustus 2019 dimulai dengan serangkaian upacara pembukaan dan perlombaan poster. Perlombaan poster dilakukan sebagai wadah kreativitas siswa untuk menyalurkan ide-idenya dengan membuat poster yang bertemakan hari kemerdekaan, perlombaan ini diikuti oleh semua siswa dan semua lavel dan siswa sangat antusias mengikuti perlombaan tersebut.

Kemudian dihari berikutnya juga ada beberapa perlombaan diantaranya adalah lomba fun cooking, lomba cerdas cermat, lomba balap karung, lomba makan kerupuk, lomba tahfidz, lomba pensil botol, lomba permen tepung dan lomba estafet sarung. Semua kelas wajib mengirimkan setiap perwakilan untuk mengikuti perlombaan tersebut. Serangkaian perlombaan tersebut dilakukan pada satu hari dengan temapt yang berbeda-beda namun fokusnya tetap di lapangan. Semua siswa sangat antusias mengikuti perlombaan, perlombaan ini juga bisa menjadi wadah untuk siswa mengembangkan bakatnya dalam membentuk karakter pada dirinya.

Dihari selanjutnya guru-gurupun ikut berpartisipasi dengan mengikuti perlombaan diantaranya adalah Tarik tambang, balap karung, dan tebak lagu. Semua ikut memeriahkan hari kemerdekaan.

Ditulis oleh : Dhia Rohadatul ‘Aisy Hadi, S.Pd

Membangun Sinergi dengan Silaturahmi

Membangun Sinergi dengan Silaturahmi

Sabtu, 10 Agustus 2019 menjadi moment terbaik untuk membangun sinergi antara pihak sekolah dengan orangtua siswa, karena pada pertemuan tersebut pihak sekolah dapat menjalin silaturahmi dengan para orangtua siswa baik dari lavel 7, 8 dan 9. Acara tersebut merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan sekolah untuk mensosialisasikan program-program sekolah dan kegiatan-kegiatan sekolah selama satu tahun ke depan. Tema yang diangkat pada Open Day kali ini adalah “Membangun Sinergi dengan Silaturahmi” dengan harapan pihak sekolah dan para orangtua dapat bekerja sama dengan baik untuk mendukung berjalannya kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah.

Kegiatan berlangsung di Aula Masjid At-Tawab, sebelum pemaparan program-program sekolah Kepala SMP Albayan Islamic School Bpk. Ade Badar Taufiq, S.T menyampaikan beberapa visi misi dari sekolah salah satunya adalah membentuk generasi Qur’ani yang cerdas, kreatif dan berwawasan global untuk mencapai visi misi tersebut dibutuhkan bantuan dan peran orangtua untuk mendukung putra/putrinya menjadi pribadi yang mencerminkan seorang muslim yang berwawasan global.

Selanjutnya, pihak sekolah juga memaparkan beberapa program dan kegiatan-kegiatan sekolah selama satu tahun kedepan. Beberapa program terbaru yang disampaikan adalah pembelajaran qur’an yang menggunakan metode ummi. Metode ini baru berlangsung pada tahun pelajaran 2019-2020 dengan harapan siswa/siswi dapat dengan mudah meghafal al-qur’an. Selain itu ada juga program ICE (International Comperative Studies) merupakan salah satu kegiatan study banding ke luar negeri dengan tujuan Malaysia dan Singapur, kegiatan tersebut sebagai upaya dari pihak sekolah untuk menstimulasi peserta didik sehingga memiliki wawasan internasional, mandiri dan siap berkomunikasi serta berkompetisi dengan dunia luar.

Acara tersebut juga dihadiri oleh PTA sekaligus pengenalan anggota PTA yang akan membantu sekolah serta guru selama satu tahun ke depan. Selama berlangsungnya acara semua orangtua mendengarkan dengan baik bahkan ada yang memberi saran atau masukan untuk sekolah sehingga dengan begitu antara orangtua dengan sekolah dapat membangun sinergi dengan baik.

MPLS : Be a Great Moslem

MPLS : Be a Great Moslem

Rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP Al Bayan Islamic School dengan tema “Be a Great Moslem” telah dilaksanakan pada tanggal 15-19 Juli 2019. Kegiatan ini dibantu oleh kakak kelas pengurus OSIS. Ustadz Ustadzah membagi siswa kelas 7 menjadi beberapa kelompok dengan masing-masing kelompok didampingi oleh 1 kakak pembimbing dari OSIS hingga akhir kegiatan.

Isi rangkaian kegiatan MPLS 2019 terdiri dari perkenalan ustadz ustadzah dan karyawan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), orientasi pengenalan ruang di sekolah, perkenalan antar siswa kelas 7, demo ekstrakurikuler, materi mengenai adab terhadap guru, materi thaharah yang dilaksanakan di dalam kelas. Kegiatan MPLS juga diisi dengan kegiatan yang seru berupa berbagai macam games kelompok untuk lebih mendekatkan dan mempererat ukhuwah antar siswa kelas 7.

Kemeriahan sepanjang kegiatan alhamdulillah berkesan untuk para siswa kelas 7. Diakhir acara, ustadz ustadzah  mengumumkan kelompok pemenang lomba, dan peserta ikhwan dan akhwat MPLS TP.  2019-2020 terbaik. Pemenang mendapatkan bingkisan menarik dari panitia dan ustadz ustadzah.

Selamat dan sukses untuk ananda kelas 7 SMP AIS. Goreskan prestasi dan tunjukkan akhlak terbaikmu! Jadikan dirimu seperti tema yang kami harapkan yaitu “Be a Great Moslem”.

Penulis: Putri Septembriani, S.Pi

Homestay SMP Al Bayan: Kala Siswa Turun ke Desa

Homestay SMP Al Bayan: Kala Siswa Turun ke Desa

Homestay SMP Al Bayan adalah agenda rutin yang selalu memiliki cerita berbeda setiap tahunnya. Program ini mengadopsi konsep KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang umum dilakukan oleh mahasiswa perguruan tinggi, namun dalam skala yang lebih kecil dan sederhana sesuai dengan kapasitas siswa SMP.

Kegiatan ini wajib diikuti oleh siswa kelas 8 SMP Al Bayan. Seluruh siswa level 8 akan menginap selama tiga hari dua malam di sebuah desa. Mereka akan dibagi menjadi beberapa kelompok, dan setiap kelompok akan menginap bersama di sebuah rumah milik warga setempat.

Pemilihan para induk semang untuk masing-masing kelompok tentu saja sudah melalui pertimbangan matang dan seleksi oleh dewan guru. Banyak hal yang menjadi point pertimbangan, terutama faktor sosial, sebelum menentukan suatu kelompok siswa menginap dimana. Misalnya saja, untuk kelompok siswa perempuan, maka dewan guru sebisa mungkin menempatkan mereka di rumah yang induk semangnya adalah seorang janda. Atau di keluarga yang tidak memiliki anak lelaki remaja/dewasa.
Pertimbangan ketat ini adalah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para siswa.

Pada hari pertama, kelompok siswi akan ditemani oleh guru pendamping yang turut menginap semalam di rumah induk semang. Rumah dan keluarga yang terpilih sebagai induk semang adalah keluarga menengah ke bawah. Dengan tujuan agar para siswa mendapat pengalaman berbeda dari rutinitas sehari-hari. Selain itu diharapkan juga dapat meningkatkan rasa kesyukuran para siswa.

Kegiatan yang dilakukan para siswa selama program homestay ini menyesuaikan dengan kegiatan harian para induk semang mereka. Para siswa akan mengikuti aktivitas keseharian para pemilik rumah tempat mereka menginap. Apabila sang induk semang berprofesi sebagai petani, maka siswa akan turut pula turun ke sawah bersama warga. Saat di rumah pun, para siswa pro aktif melakukan rutinitas domestik di rumah. Seperti memasak dengan tungku, mencari kayu bakar, menimba air dari sumber air, mencuci baju di jamban, memberi pakan ternak dan lain sebagainya.

Selain itu, ada juga program bakti sosial yang dilakukan dengan memberikan bantuan bagi renovasi musholla setempat, juga pemberian pakaian dan buku layak pakai.

Homestay kali ini menyasar desa tujuan di daerah Nyalindung, Sukabumi. Banyak manfaat, keseruan dan kegembiraan yang dirasakan para siswa dan guru saat mengikuti program ini. Dan tentu saja diharapkan akan menjadi pengalaman berharga, pelajaran hidup dan memori tak terlupakan bagi siswa, hingga mereka tumbuh dewasa kelak.

Penulis: Puri Fitriyani, S.Sos

Pelatihan Standarisasi Pengajaran Al Quran dengan Metode Tilawati

Pelatihan Standarisasi Pengajaran Al Quran dengan Metode Tilawati

“Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim,” (HR Ibnu Majjah.
Para guru Qur’an SD AL BAYAN tidak pernah berhenti menuntut ilmu dan meningkatkan kapasitas diri agar dapat memberikan yang terbaik bagi para siswa tercinta.

Pekan ini para guru Al Quran LPI Al Bayan menimba ilmu dalam Pelatihan Standarisasi Pengajaran Al Quran dengan Metode Tilawati.

Metode Tilawati dalam pembelajaran membaca Al-Qur`an yaitu suatu metode atau cara belajar membaca Al-Qur`an dengan ciri khas menggunakan lagu rost dan menggunakan pendekatan yang seimbang antara pembiasaan melalui klasikal dan kebenaran membaca melalui individual dengan tehnik baca simak. Metode ini aplikasi pembelajarannya dengan lagu rast. Rast adalah Allegro yaitu gerak ringan dan cepat.

Pendekatan klasikal dan individual dan untuk mendukung dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif maka penataan kelas diatur dengan posisi duduk peserta didik melingkar membentuk huruf U sedangkan guru di depan tengah sehingga interaksi guru dan peserta didik mudah. Format U dalam proses pembelajaran metode Tilawati sangatlah bagus karena peserta didik dapat terkontrol semua oleh pendidik baik klasikal maupun individual.

Adanya penekanan-penekanan dalam membaca Al-Qur`an dengan baik dan benar diperlukan latihan yang terus menerus dengan mengoptimalkan potensi anatomis yang ada pada diri manusia yaitu otak, mata dan mulut serta hati. Saat anak diminta untuk membaca secara berlahan-lahan, pada saat itu pula diharapkan terjadi ”fokusisasi” atau keseimbangan pada komponen anatomisnya, sehingga menghasilkan bacaan yang benar.

Dengan latihan membaca secara terus menerus diharapkan membantu dan mempercepat proses kelancaran Tilawahnya, dengan kriteria, membaca dengan cepat dan bertajwid.

Dengan bertambahnya wawasan dan pengetahuan para guru, tentu saja diharapkan memberi imbas positif kepada seluruh siswa. Ini adalah salah satu upaya LPI Al Bayan sebagai komitmen untuk selalu memberi kontribusi bagi dunia pendidikan Indonesia, khususnya pendidikan dasar yang islami.

Penulis: Puri Fitriyani, S.Sos

Menjajaki Kekayaan Alam Dengan Field Trip

Menjajaki Kekayaan Alam Dengan Field Trip

Field trip merupakan kegiatan keluar dari lingkungan sekolah selama satu hari atau lebih. Tujuan utama dari diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pelajaran dan pengalaman belajar yang menyenangkan. Mengapa sekolah perlu mengadakan field trip? Karena memori manusia, terutama mereka yang masih sekolah, berdasarkan apa yang mereka saksikan dan lihat secara langsung, bukan berdasarkan apa yang mereka dengar saja.

Diharapkan dengan adanya field trip, murid mampu mengingat dan merekam semua kejadian selama field trip, kemudian dikaitkan dengan pelajaran sekolah.

Lokasi tujuan kegiatan Field Trip tentunya disesuaikan dengan kebutuhan siswa, salah satunya berdasarkan tahap tumbung kembang kemampuan berpikir dan bersosialisasi.

Pada agenda Field Trip Tahun Ajaran 2018-2019 kali ini, para siswa SMP AL BAYAN melakukan kunjungan ke beberapa lokasi mendidik yang sarat manfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan mereka di luar sekat ruang kelas formal.

Siswa-siswi SMP AL BAYAN kali mengunjungi:
1. MUNASAIN (Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia
2. KEBUN RAYA BOGOR
3. Museum Zoologi Bogor.

Bagi beberapa siswa, ini merupakan pengalaman pertama mereka mengunjungi tempat-tempat sarat ilmu dan manfaat tersebut. Korelasi antara kunjungan Field Trip ini dengan teori pelajaran yang selama ini dibahas dalam ruang kelas pun dapat dibuktikan langsung oleh para siswa.

Melalui kegiatan ini, para siswa mendapat selingan menyegarkan sejenak terbenas dari rutinitas sehari-hari tanpa kehilangan momen untuk menimba ilmu. Merasakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan wawasan pun bertambah .

Penulis: Puri Fitriyani, S. Sos

Motivasi SMP “Meningkatkan Potensi Diri dengan Akhlak Qur’ani”

Motivasi SMP “Meningkatkan Potensi Diri dengan Akhlak Qur’ani”

Motivasi secara harfiah berasal dari bahasa Latin “movere”, yang berarti menggerakkan. Menurut Weiner (1990) motivasi didefenisikan sebagai kondisi internal yang membangkitkan kita untuk bertindak, mendorong kita mencapai tujuan tertentu, dan membuat kita tetap tertarik dalam kegiatan tertentu. Menurut Uno (2007), motivasi dapat diartikan sebagai dorongan internal dan eksternal dalam diri seseorang yang diindikasikan dengan adanya hasrat dan minat, dorongan dan kebutuhan, harapan dan cita-cita, penghargaan, dan penghormatan. Sedangkan Imron (1966) menjelaskan bahwa motivasi berasal dari bahasa Inggris “motivation” yang berarti dorongan atau pengalasan untuk melakukan suatu aktifitas hingga mencapai tujuan.

Dari serangkain pengertian para ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa motivasi adalah sesuatu alasan yang mendorong seseorang untuk melakukan; menyelesaikan; menghentikan; dan lain sebagainya, suatu aktifitas guna mencapai tujuan tertentu yang diinginkan dari motivasi tersebut.

Merujuk pada makna tersebut, maka tajuk Motivasi pun digunakan sebagai salah satu kegiatan penuh makna di SMP AL BAYAN. Agenda tahunan ini diikuti oleh siswa kelas 9 sebagai upaya maksimal sekolah untuk mempersiapkan para siswa menghadapi Ujian Nasional medio April 2019 mendatang.

Achievement Motivation 2019 kali ini mengusung tema “Meningkatkan Potensi Diri dengan Akhlak Qur’ani”. Bertempat di Villa Kembar – Bogor, kegiatan yang berlangsung pada 17-18 Januari 2019 ini berlangsung padat aktivitas, mulai dari murojaah qur’an dan doa bersama sebagai persiapan batin menyongsong UNBK dari sisi religi. Tak hanya dari sisi agama, secara psikologis pun para siswa diberi penguatan mental melalui pelatihan motivasi untuk membangkitkan semangat juang mereka menghadapi ujian akhir. Kemudian para siswa pun diarahkan menyegarkan jiwa dan raga dengan beberapa permainan tim yang menyenangkan tanpa kehilangan makna positif.

Penulis: Puri Fitriyani, S. Sos

TUGAS AKHIR SEKOLAH

 

Tugas Akhir Sekolah (TAS) merupakan proyek wajib yang dilakukan oleh siswa SMP Al Bayan Level 9, dan menjadi salah satu syarat mutlak kelulusan. TAS adalah karya tulis ilmiah sederhana. Tujuan dari TAS adalah mengenalkan  prosedur melakukan berpikir ilmiah  kepada para siswa melalui kegiatan penelitian, pengkajian dan penelaahan terhadap lingkungan sekitar dan topik yang menarik perhatian siswa.

TAS SMP Al Bayan ibarat mini skripsi dengan lingkup penelitian lebih kecil. Siswa juga mengenal dan berlatih untuk membuat laporan proses dan hasil penelitian dalam bentuk karya tulis resmi dengan format penulisan ilmiah yang baku.

Karya tulis sederhana ini merupakan laporan penelitian dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam, Sosial, Agama, Bahasa dan Teknologi tergantung minat siswa. Siswa dapat memilih apakah ingin melakukan penelitian ilmiah dalam bentuk kuantitatif atau pun kualitatif.

Penelitian dan observasi TAS dilakukan selama semester ganjil. Siswa akan dibimbing oleh guru pembimbing TAS dan wajib melakukan konsultasi bimbingan minimal sebanyak 5 kali. Awal semester genap, diadakan sidang TAS di hadapan 1-2 orang guru penguji, dimana siswa melakukan presentasi dan memaparkan hasil penelitian dan observasinya.

Penilaian sidang akhir TAS akan dimasukkan ke dalam Sertifikat Tugas Akhir Sekolah, sebagai bukti dan pra syarat menuntaskan program belajar di SMP Al Bayan. Adapun unsur-unsur yang dinilai dalam TAS ini adalah sebagai berikut:

  1. Struktur penulisan
  2. Tata bahasa
  3. Logika penulisan
  4. Kelengkapan
  5. Kedisiplinan bimbingan
  6. Prestasi
  7. Ketepatan dan ketajaman pembahasan

Penulis: Puri Fitriyani, S. Sos

Pelantikan Pengurus OSIS SMP AL BAYAN Masa Bakti 2018-2019

Pelantikan Pengurus OSIS SMP AL BAYAN Masa Bakti 2018-2019

Regenerasi dalam hal apapun mutlak terjadi. Mewariskan tongkat estafet kepada generasi selanjutnya di segala lini adalah kewajiban agar bangsa ini tidak jalan di tempat. Hari Senin, 14 Januari 2019, pelantikan Pengurus OSIS SMP AL BAYAN dilakukan sebagai wujud regenerasi kepemimpinan.

Pelantikan Pengurus OSIS baru periode 2018-2019 ini dilaksanakan di lapangan upacara Komplek Pendidikan Al Bayan.Ketua OSIS terpilih masa bakti 2018-2019 yaitu ananda Andhika Prawira Muhammad Damanik didampingi ananda Ridho Zuljazmi Taufani sebagai Wakil Ketua OSIS, meneruskan perjuanganKetua dan Wakil Ketua OSIS terdahulu pasangan Muhammad Hafidz – Raihan Fallah Suryabima.

Terimakasih kepada ananda Hafidz dan ananda Raihan yang selama setahun ke belakang telah bekerja keras menunaikan amanat seluruh warga SMP Al Bayan. Selamat bertugas bagi pasangan Wira – Ridho, semoga di bawah kepemimpinan ananda berdua, OSIS SMP Al Bayan semakin gemilang dan makin berprestasi.

Penulis: Puri Fitriyani, S.Sos