Menjaga Kesehatan Diri itu Penting

Menjaga Kesehatan Diri itu Penting

SMP Al Bayan Islamic School kedatangan tamu dari dinas kesehatan Puskesmas Kelurahan Joglo 2 pada hari Rabu, 2 Oktober 2019. Kunjungan ini merupakan kunjungan rutin yang dilakukan oleh Puskesmas Kelurahan Joglo 2 sebagai program tahunan untuk melakukan pemeriksaan Skrining Kesehatan. Skrining Kesehatan merupakan bentuk deteksi dini untuk penyakit yang berpotensi menimbulkan penyakit serius sehingga butuh untuk diantisipasi.

Pemeriksaan dilakukan oleh tiga petugas dari Puskesmas, mulai dari pemeriksaan kebersihan pribadi seperti gigi, mulut dan telinga sampai tes buta warna. Program ini dilakukan setiap tahunnya dengan sasaran siswa/siswi SMP dan SMA yang baru masuk yaitu kelas 7 dan kelas 10. Alhamdulillah hasil dari pemeriksaan semua siswa/siswi SMP Albayan Islamic School kelas 7 semua dalam keadaan Sehat.

Penulis: Dhia Rohadatul ‘Aisy Hadi, S.Pd

LDKS : Membentuk Generasi Pemimpin yang Bertaqwa

LDKS : Membentuk Generasi Pemimpin yang Bertaqwa

SMP Al Bayan Islamic School memiliki agenda kegiatan khusus untuk melatih Kepemimpinan Siswa Baru Kelas 7 menjadi Pribadi yang Bertanggung Jawab, Mandiri dan Disiplin. Kegiatan ini dilakukan mulai dari tanggal 17 – 18 September 2019 untuk PRA LDKS yang dilaksanan di Sekolah dan 19 – 20 September 2019 di Villa Sadeli Jalan Taman Safari, Bogor.

PRA LDKS dilaksanakan di sekolah dibimbing oleh bapak-bapak TNI untuk melakukan kegiatan PBB selama 2 hari, semangat siswa sangat terlihat walaupun mereka berpanas-panasan tetapi mereka sangat antusias untuk mengikuti kegiatan. Selain kegiatan PBB juga ada beberapa materi yang mereka dapatkan yaitu tentang Organisasi dan tentang Etika dan Kedisiplinan.

Acara inti ada pada kegiatan LDKS. Siswa dilatih untuk bertanggung jawab dan lebih disiplin selama kegiatan, disana siswa juga mendapatkan materi tentang Akhlak Pergaulan dalam Islam, Public Speaking, dan Kepemimpinan. Selain materi siswa juga dilatih konsentrasi, kekuatan, dan kekompakan dalam bermain games dan outbond.

Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dan semua siswa senang, meskipun ada beberapa siswa yang sakit namun ia tetap menikmati acara kegiatan yang berlangsung. Karena menurut mereka ini merupakan pengalaman terbaik yang mereka dapatkan dan dapat melatih mereka untuk lebih bertanggung jawab, mandiri dan disiplin untuk menjadi Generasi Pemimpin yang kuat dan Bertaqwa.

Penulis: Dhia Rohadatul ‘Aisy Hadi, S.Pd

Ratoh Jaroe Festival

Ratoh Jaroe Festival

SMP Al Bayan Islamic School kembali meraih prestasi dibidang non akademik yaitu dibidang Tari Saman. Perlombaan ini dilaksanakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta hari Sabtu 14 September 2019 dalam rangka SEIS Modern Generation of Ratoh Jaroe Festival dengan tema “Membangun Negeri dan Jayakan Kebudayaan dengan Keindahan Tari Nangroe”.

Festival ini diikuti oleh beberapa sekolah dari mulai jenjang SMP, SMA sampai dengan Universitas. SMP Al Bayan mendapatkan urutan pertama tampil dalam ajang festival tesebut. Alhamdulillah SMP Albayan kembali meraih juara, meskipun saat ini hanya mendapatkan Juara Harapan 1 namun mereka sudah berusaha dengan optimal dan memberikan penampilan yang terbaik. Selain guru pendamping yang mendampingi siswa juga ditemani oleh orangtua siswa dan beberapa teman yang menjadi supporter untuk memberikan semangat kepada teman-teman yang sedang bertanding.

Selain dibidang akademik sekolah juga sangat mendukung untuk kegiatan non akademik. Karena sekolah menyadari bahwa tidak semua siswa memiliki kemampuan lebih dibidang akademik tetapi memiliki keahlian dibidang non akademik.

Penulis: Dhia Rohadatul ‘Aisy Hadi, S.Pd

Mengisi Waktu Luang Dengan Berkreativitas

Mengisi Waktu Luang Dengan Berkreativitas

SMP Albayan Islamic School memiliki Program Keputrian khusus untuk siswa perempuan, kegiatan ini dilaksanakan setiap hari jum’at ketika siswa laki-laki sedang melaksanakan shalat jum’at. Kegiatan keputrian ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap minggunya, setiap minggunya siswi diajarkan berbagai macam tentang materi-materi atau praktik langsung untuk menjadi seorang muslimah yang baik.

Kegiatan ini merupakan agenda wajib yang harus diikuti oleh semua lavel dari lavel 7 sampai lavel 9 semua berkumpul di Perpustakaan untuk mengikuti kegiatan. Salah satu contoh dari kegiatan dikeputrian adalah berkreativitas. Siswi diminta untuk membuat krajinan tangan dari bahan flannel, mereka dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membuat pin / bros. semua sangat antusias untuk menghasilkan karyanya yang terbaik. Sebelumnya beberapa guru memberikan contoh terlebih dahulu kepada siswi kemudian mereka langsung membuat namun tetap dibimbing. Selain untuk mengisi waktu luang ketika siswa putra sedang shalat jum’at, kegiatan keputrian ini juga dapat melatih kreativitas siswi dan kekompakan. Karena kegiatan ini terdiri dari semua lavel sehingga mereka dapat berbaur antar lavel.

Selain membuat kreativitas kegiatan keputrian juga diisi oleh menonton film atau cerita pendek tentang berbagai macam sesuai dengan tema atau materi pada hari itu. Banyak ilmu yang dapat diperoleh siswi dari kegiatan tersebut yang tidak didapatkan ketika di kelas.

Penulis: Dhia Rohadatul ‘Aisy Hadi, S.Pd

Membangun Karakter Diri Dengan Semangat Kemerdekaan

Membangun Karakter Diri Dengan Semangat Kemerdekaan

Semangat kemerdekaan perlu ditanamkan kepada para pelajar saat ini, sesuai dengan tema kemerdekaan kita yang ke 74 ini adalah membangun SDM (Sumber Daya Manusia) yang menjadi fokus pembangunan saat ini. Pelajar merupakan SDM terpenting yang akan membangun Bangsa ini beberapa tahun mendatang sehingga semangat kemerdekaan itu perlu ditanamkan sejak dini agar mereka dapat membangun karakter diri dengan baik dan menjadi SDM yang unggul.

Untuk merayakan semangat kemerdekaan itu SMP ALBAYAN ISLAMIC SCHOOL melaksanakan serangkaian kegiatan perlombaan dan Upacara Bendera untuk memperingati hari Kemerdekaan. Perlombaan tersebut tidak hanya diikuti oleh siswa/i tetapi para Unit dan Guru juga ikut berpartisipasi dalam perlombaan tersebut, tema yang diambil dalam acara tersebut adalah Membangun Karakter diri

Pekan kemerdekaan dibuka pada hari Rabu, 14 Agustus 2019 dimulai dengan serangkaian upacara pembukaan dan perlombaan poster. Perlombaan poster dilakukan sebagai wadah kreativitas siswa untuk menyalurkan ide-idenya dengan membuat poster yang bertemakan hari kemerdekaan, perlombaan ini diikuti oleh semua siswa dan semua lavel dan siswa sangat antusias mengikuti perlombaan tersebut.

Kemudian dihari berikutnya juga ada beberapa perlombaan diantaranya adalah lomba fun cooking, lomba cerdas cermat, lomba balap karung, lomba makan kerupuk, lomba tahfidz, lomba pensil botol, lomba permen tepung dan lomba estafet sarung. Semua kelas wajib mengirimkan setiap perwakilan untuk mengikuti perlombaan tersebut. Serangkaian perlombaan tersebut dilakukan pada satu hari dengan temapt yang berbeda-beda namun fokusnya tetap di lapangan. Semua siswa sangat antusias mengikuti perlombaan, perlombaan ini juga bisa menjadi wadah untuk siswa mengembangkan bakatnya dalam membentuk karakter pada dirinya.

Dihari selanjutnya guru-gurupun ikut berpartisipasi dengan mengikuti perlombaan diantaranya adalah Tarik tambang, balap karung, dan tebak lagu. Semua ikut memeriahkan hari kemerdekaan.

Ditulis oleh : Dhia Rohadatul ‘Aisy Hadi, S.Pd

Membangun Sinergi dengan Silaturahmi

Membangun Sinergi dengan Silaturahmi

Sabtu, 10 Agustus 2019 menjadi moment terbaik untuk membangun sinergi antara pihak sekolah dengan orangtua siswa, karena pada pertemuan tersebut pihak sekolah dapat menjalin silaturahmi dengan para orangtua siswa baik dari lavel 7, 8 dan 9. Acara tersebut merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan sekolah untuk mensosialisasikan program-program sekolah dan kegiatan-kegiatan sekolah selama satu tahun ke depan. Tema yang diangkat pada Open Day kali ini adalah “Membangun Sinergi dengan Silaturahmi” dengan harapan pihak sekolah dan para orangtua dapat bekerja sama dengan baik untuk mendukung berjalannya kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah.

Kegiatan berlangsung di Aula Masjid At-Tawab, sebelum pemaparan program-program sekolah Kepala SMP Albayan Islamic School Bpk. Ade Badar Taufiq, S.T menyampaikan beberapa visi misi dari sekolah salah satunya adalah membentuk generasi Qur’ani yang cerdas, kreatif dan berwawasan global untuk mencapai visi misi tersebut dibutuhkan bantuan dan peran orangtua untuk mendukung putra/putrinya menjadi pribadi yang mencerminkan seorang muslim yang berwawasan global.

Selanjutnya, pihak sekolah juga memaparkan beberapa program dan kegiatan-kegiatan sekolah selama satu tahun kedepan. Beberapa program terbaru yang disampaikan adalah pembelajaran qur’an yang menggunakan metode ummi. Metode ini baru berlangsung pada tahun pelajaran 2019-2020 dengan harapan siswa/siswi dapat dengan mudah meghafal al-qur’an. Selain itu ada juga program ICE (International Comperative Studies) merupakan salah satu kegiatan study banding ke luar negeri dengan tujuan Malaysia dan Singapur, kegiatan tersebut sebagai upaya dari pihak sekolah untuk menstimulasi peserta didik sehingga memiliki wawasan internasional, mandiri dan siap berkomunikasi serta berkompetisi dengan dunia luar.

Acara tersebut juga dihadiri oleh PTA sekaligus pengenalan anggota PTA yang akan membantu sekolah serta guru selama satu tahun ke depan. Selama berlangsungnya acara semua orangtua mendengarkan dengan baik bahkan ada yang memberi saran atau masukan untuk sekolah sehingga dengan begitu antara orangtua dengan sekolah dapat membangun sinergi dengan baik.

MPLS : Be a Great Moslem

MPLS : Be a Great Moslem

Rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP Al Bayan Islamic School dengan tema “Be a Great Moslem” telah dilaksanakan pada tanggal 15-19 Juli 2019. Kegiatan ini dibantu oleh kakak kelas pengurus OSIS. Ustadz Ustadzah membagi siswa kelas 7 menjadi beberapa kelompok dengan masing-masing kelompok didampingi oleh 1 kakak pembimbing dari OSIS hingga akhir kegiatan.

Isi rangkaian kegiatan MPLS 2019 terdiri dari perkenalan ustadz ustadzah dan karyawan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), orientasi pengenalan ruang di sekolah, perkenalan antar siswa kelas 7, demo ekstrakurikuler, materi mengenai adab terhadap guru, materi thaharah yang dilaksanakan di dalam kelas. Kegiatan MPLS juga diisi dengan kegiatan yang seru berupa berbagai macam games kelompok untuk lebih mendekatkan dan mempererat ukhuwah antar siswa kelas 7.

Kemeriahan sepanjang kegiatan alhamdulillah berkesan untuk para siswa kelas 7. Diakhir acara, ustadz ustadzah  mengumumkan kelompok pemenang lomba, dan peserta ikhwan dan akhwat MPLS TP.  2019-2020 terbaik. Pemenang mendapatkan bingkisan menarik dari panitia dan ustadz ustadzah.

Selamat dan sukses untuk ananda kelas 7 SMP AIS. Goreskan prestasi dan tunjukkan akhlak terbaikmu! Jadikan dirimu seperti tema yang kami harapkan yaitu “Be a Great Moslem”.

Penulis: Putri Septembriani, S.Pi

Homestay SMP Al Bayan: Kala Siswa Turun ke Desa

Homestay SMP Al Bayan: Kala Siswa Turun ke Desa

Homestay SMP Al Bayan adalah agenda rutin yang selalu memiliki cerita berbeda setiap tahunnya. Program ini mengadopsi konsep KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang umum dilakukan oleh mahasiswa perguruan tinggi, namun dalam skala yang lebih kecil dan sederhana sesuai dengan kapasitas siswa SMP.

Kegiatan ini wajib diikuti oleh siswa kelas 8 SMP Al Bayan. Seluruh siswa level 8 akan menginap selama tiga hari dua malam di sebuah desa. Mereka akan dibagi menjadi beberapa kelompok, dan setiap kelompok akan menginap bersama di sebuah rumah milik warga setempat.

Pemilihan para induk semang untuk masing-masing kelompok tentu saja sudah melalui pertimbangan matang dan seleksi oleh dewan guru. Banyak hal yang menjadi point pertimbangan, terutama faktor sosial, sebelum menentukan suatu kelompok siswa menginap dimana. Misalnya saja, untuk kelompok siswa perempuan, maka dewan guru sebisa mungkin menempatkan mereka di rumah yang induk semangnya adalah seorang janda. Atau di keluarga yang tidak memiliki anak lelaki remaja/dewasa.
Pertimbangan ketat ini adalah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para siswa.

Pada hari pertama, kelompok siswi akan ditemani oleh guru pendamping yang turut menginap semalam di rumah induk semang. Rumah dan keluarga yang terpilih sebagai induk semang adalah keluarga menengah ke bawah. Dengan tujuan agar para siswa mendapat pengalaman berbeda dari rutinitas sehari-hari. Selain itu diharapkan juga dapat meningkatkan rasa kesyukuran para siswa.

Kegiatan yang dilakukan para siswa selama program homestay ini menyesuaikan dengan kegiatan harian para induk semang mereka. Para siswa akan mengikuti aktivitas keseharian para pemilik rumah tempat mereka menginap. Apabila sang induk semang berprofesi sebagai petani, maka siswa akan turut pula turun ke sawah bersama warga. Saat di rumah pun, para siswa pro aktif melakukan rutinitas domestik di rumah. Seperti memasak dengan tungku, mencari kayu bakar, menimba air dari sumber air, mencuci baju di jamban, memberi pakan ternak dan lain sebagainya.

Selain itu, ada juga program bakti sosial yang dilakukan dengan memberikan bantuan bagi renovasi musholla setempat, juga pemberian pakaian dan buku layak pakai.

Homestay kali ini menyasar desa tujuan di daerah Nyalindung, Sukabumi. Banyak manfaat, keseruan dan kegembiraan yang dirasakan para siswa dan guru saat mengikuti program ini. Dan tentu saja diharapkan akan menjadi pengalaman berharga, pelajaran hidup dan memori tak terlupakan bagi siswa, hingga mereka tumbuh dewasa kelak.

Penulis: Puri Fitriyani, S.Sos

Pelatihan Standarisasi Pengajaran Al Quran dengan Metode Tilawati

Pelatihan Standarisasi Pengajaran Al Quran dengan Metode Tilawati

“Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim,” (HR Ibnu Majjah.
Para guru Qur’an SD AL BAYAN tidak pernah berhenti menuntut ilmu dan meningkatkan kapasitas diri agar dapat memberikan yang terbaik bagi para siswa tercinta.

Pekan ini para guru Al Quran LPI Al Bayan menimba ilmu dalam Pelatihan Standarisasi Pengajaran Al Quran dengan Metode Tilawati.

Metode Tilawati dalam pembelajaran membaca Al-Qur`an yaitu suatu metode atau cara belajar membaca Al-Qur`an dengan ciri khas menggunakan lagu rost dan menggunakan pendekatan yang seimbang antara pembiasaan melalui klasikal dan kebenaran membaca melalui individual dengan tehnik baca simak. Metode ini aplikasi pembelajarannya dengan lagu rast. Rast adalah Allegro yaitu gerak ringan dan cepat.

Pendekatan klasikal dan individual dan untuk mendukung dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif maka penataan kelas diatur dengan posisi duduk peserta didik melingkar membentuk huruf U sedangkan guru di depan tengah sehingga interaksi guru dan peserta didik mudah. Format U dalam proses pembelajaran metode Tilawati sangatlah bagus karena peserta didik dapat terkontrol semua oleh pendidik baik klasikal maupun individual.

Adanya penekanan-penekanan dalam membaca Al-Qur`an dengan baik dan benar diperlukan latihan yang terus menerus dengan mengoptimalkan potensi anatomis yang ada pada diri manusia yaitu otak, mata dan mulut serta hati. Saat anak diminta untuk membaca secara berlahan-lahan, pada saat itu pula diharapkan terjadi ”fokusisasi” atau keseimbangan pada komponen anatomisnya, sehingga menghasilkan bacaan yang benar.

Dengan latihan membaca secara terus menerus diharapkan membantu dan mempercepat proses kelancaran Tilawahnya, dengan kriteria, membaca dengan cepat dan bertajwid.

Dengan bertambahnya wawasan dan pengetahuan para guru, tentu saja diharapkan memberi imbas positif kepada seluruh siswa. Ini adalah salah satu upaya LPI Al Bayan sebagai komitmen untuk selalu memberi kontribusi bagi dunia pendidikan Indonesia, khususnya pendidikan dasar yang islami.

Penulis: Puri Fitriyani, S.Sos

Menjajaki Kekayaan Alam Dengan Field Trip

Menjajaki Kekayaan Alam Dengan Field Trip

Field trip merupakan kegiatan keluar dari lingkungan sekolah selama satu hari atau lebih. Tujuan utama dari diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pelajaran dan pengalaman belajar yang menyenangkan. Mengapa sekolah perlu mengadakan field trip? Karena memori manusia, terutama mereka yang masih sekolah, berdasarkan apa yang mereka saksikan dan lihat secara langsung, bukan berdasarkan apa yang mereka dengar saja.

Diharapkan dengan adanya field trip, murid mampu mengingat dan merekam semua kejadian selama field trip, kemudian dikaitkan dengan pelajaran sekolah.

Lokasi tujuan kegiatan Field Trip tentunya disesuaikan dengan kebutuhan siswa, salah satunya berdasarkan tahap tumbung kembang kemampuan berpikir dan bersosialisasi.

Pada agenda Field Trip Tahun Ajaran 2018-2019 kali ini, para siswa SMP AL BAYAN melakukan kunjungan ke beberapa lokasi mendidik yang sarat manfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan mereka di luar sekat ruang kelas formal.

Siswa-siswi SMP AL BAYAN kali mengunjungi:
1. MUNASAIN (Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia
2. KEBUN RAYA BOGOR
3. Museum Zoologi Bogor.

Bagi beberapa siswa, ini merupakan pengalaman pertama mereka mengunjungi tempat-tempat sarat ilmu dan manfaat tersebut. Korelasi antara kunjungan Field Trip ini dengan teori pelajaran yang selama ini dibahas dalam ruang kelas pun dapat dibuktikan langsung oleh para siswa.

Melalui kegiatan ini, para siswa mendapat selingan menyegarkan sejenak terbenas dari rutinitas sehari-hari tanpa kehilangan momen untuk menimba ilmu. Merasakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan wawasan pun bertambah .

Penulis: Puri Fitriyani, S. Sos