Memahami Makna Berkurban

Memahami Makna Berkurban

Hari Raya Idul Adha, seringkali dimaknai sebagai momentum ber-Qurban atau mengeluarkan sebagian harta yang kita miliki untuk ditukar dengan hewan kurban. Kemudian secara islami hewan tersebut disembelih dan dagingnya dibagikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya.

Tapi sesungguh, qurban tak sebatas menyembelih hewan.

Ada pelajaran penting di dalamnya. Dengan ber-Qurban, kita tidak hanya sekedar melaksanakan perintah Allah SWT tetapi juga diberi kesempatan untuk memanifestasikan rasa solidaritas sosial sebagai simbol ketaqwaan.

Qurban harus dapat meningkatkan kualitas ketaqwaan manusia, mampu menghadapi segala cobaan dan rintangan dalam hidup.

Melalui qurban, kita belajar untuk istiqomah dalam menebarkan kepedulian sosial.

Wajib bagi yang “kuat” membantu yang “lemah”.

Alhamdulillah pada momen Iedul Adha tahun ini, LPI ALBAYAN kembali bersinergi dengan beberapa pihak untuk melaksanakan kegiatan qurban yang sarat makna. Selain qurban dengan tajuk “Qurban untuk Guruku” yang digagas oleh Ibu-ibu PTA SD ALBAYAN, unit SMP ALBAYAN pun punya beberapa agenda menarik seputar qurban.

Ada agenda simulasi potong hewan qurban untuk seluruh siswa SMP ALBAYAN, dan khusus untuk siswa level 9 SMP Albayan Islamic School mengikuti kegiatan Praktek Ibadah Iedul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban yg di laksanakan di Yayasan Pendidikan Islam Panti Asuhan Yatim Piatu Al-Qur’aniyyah

Dan dalam kegiatan ini semoga para siswa dapat memaknai dan mengambil pelajaran, antara lain:

~Belajar untuk tetap rendah hati atau tawadhu’.

~Belajar untuk tidak gila pujian, hanya Allah SWT yang berhak dipuji.

~Belajar untuk tidak membedakan status dan kelas sosial, semua sama di hadapan Allah SWT.

~Belajar untuk memiliki jiwa dan perilaku kepedulian sosial.

~Belajar untuk siap berkorban dalam ketaqwaan.

~Belajar untuk mencintai Allah SWT diikuti amal soleh.

~Belajar untuk bersyukur atas apa yang sudah kita miliki.

~Belajar untuk berbuat baik secara individu maupun kolektif.

~Belajar untuk berbaur dengan masyarakat dalam kebersamaan.

~Belajar untuk menyelaraskan ego diri dengan orang lain.

Semoga para siswa, menjadikan Nabi Ismail AS sebagai teladan dalam keta’atan kepada perintah Alloh serta penghormatan kepada kedua orang tua.

Aamiin Ya Robbal Alamiin.

 

Penulis: ibu Krisnawati (ketua PTA) dan Puri Fitriani S.Sos

Jum’at Barokah: Berbagi dan Berempati

Jum’at Barokah: Berbagi dan Berempati

Alhamdulillah hari Jum’at, 10 Agustus 2018 telah sukses dilaksanakan kegiatan Jum’at Barokah perdana SMP Al-Bayan Islamic School di tahun ajaran 2018-2019 ini. Jum’at Barokah adalah agenda rutin bulanan yang diprakarsai oleh PTA (Parent Teacher Association) SMP Al-Bayan islamic School.

Menurut keterangan Ketua PTA, Ibu Krisnawati, latar belakang dari diadakannya Jumat Barokah adalah salah satu program unggulan yg di ajukan oleh divisi rohis PTA. Ide tersebut digagas oleh Ibu Ani (orangtua dari salah satu siswi), yang ingin sekali mengajak para orangtua murid untuk menyisihkan sedikit rejekinya untuk bersedekah.

Target utama yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah:
1. Mengajak orang tua memberikan teladan bersedekah pada anak-anak sehingga dapat menanamkan sikap empati pada anak melalui contoh konkrit nyata bukan teori atau tutur nasehat semata,

2. Menghindarkan anak dari sifat kikir,

3. Mengajarkan anak bahwa manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan,

4. Menanamkan sikap ikhlas pada anak, memperkuat keimanan anak dan sebagai salah satu cara bersyukur atas rejeki Allah SWT

Pelaksanaan Jumat Barokah secara rutin adalah pada minggu pertama setiap bulan. Kegiatan positif ini melibatkan langsung perwakilan siswa dan pengurus OSIS secara bergiliran, perwakilan pengurus PTA, serta beberapa orang perwakilan guru.

Sedangkan mekanisme pengumpulan dana adalah melalui penyebaran surat ajakan bersedekah yang dibagikan kepada seluruh siswa untuk disampaikan pada orangtuanya, atau pun ajakan secara persuasi dan personal melalui jalur pertemanan untuk ikut berpartisipasi di program Jumat Barokah dalam bentuk uang. Seluruh nominal yang terkumpul kemudian akan disalurkan baik langsung turun ke jalanan atau ke beberapa titik pos dhuafa dan juga ke yayasan yatim piatu.

Pada Jumat Barokah kali ini, kegiatan diisi dengan pembagian nasi box dengan titik donasi utama adalah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di area Petukangan Selatan. Selain itu, nasi box juga dibagikan kepada yang membutuhkan di beberapa titik sepanjang rute jalan yang dilalui.

Penulis: Puri Fitriani S.Sos

Outing Class SMP Al-Bayan Islamic School

Outing Class SMP Al-Bayan Islamic School

Outing class merupakan bentuk pembelajaran di luar kelas (outdoor learning activity) yang kali ini mengambil tema teknologi. Dengan melihat perkembangan teknologi dan internet saat ini maka kami merasa perlu menginformasikan terkait penggunaan teknologi dan internet sehat terhadap siswa-siswi kami, maka dari itu SMP Al-Bayan Islamic School bekerjasama dengan PTA (komite sekolah) mengadakan kegiatan Outing Class yang dikemas dalam bentuk seminar “Penggunaan Internet Sehat” dan Pelatihan Ms. Office. Outing Class ini diikuti oleh semua siswa kelas VII, VIII dan kegiatan ini diselenggarakan di Balai Pelatihan & Riset TIK Kemeninfo, Jl. Kertamukti No.10, RT.4/RW.8, Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419.

Pagi itu anak-anak sangat antusias untuk datang ke sekolah lebih awal dibandingkan dengan hari biasanya. Siswa-siswi berkumpul di sekolah pukul 06.30 dan langsung diberikan arahan oleh bapak ibu guru pendamping dan selanjutnya mereka menaiki bus untuk menuju ke tempat kegiatan tersebut. Diawali dengan pembacaan doa naik kendaraan dan dilanjutkan dengan murojaah hafalan Al Qur’an bus pun mulai melaju, tidak butuh waktu lama kami sudah sampai di gedung pusat TIK Nasional, Keminfo.

Sesampainya di Pusat TIK Nasional kami langsung di sambut oleh Bapak Dimas Anindityo selaku Koordinator Balai Pelatihan dan Riset TIK Nasional. Setelah registrasi peserta, acara pun langsung dimulai dengan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dan Doa. Pembicara utama dalam seminar mulai tampil dan menyampaikan materi dengan gaya yang cukup menarik, dan tidak membosankan, dari materi seminar pembicara menampilkan nilai positif dan negartif dari penggunaan internet atau media sosial. Kegiatan seminar ini di akhiri dengan tanya jawab.

Setelah acara seminar selesai dilanjutkan coffe break, istirahat sekitar setengah jam dan dilanjutkan pelatihan Ms. Office. Dalam pelatihan ini seluruh siswa dibagi menjadi 7 kelas, masing-masing kelas dipandu oleh dua kakak mentor, pelatihan sesi satu berakhir hingga waktu ISHOMA tepat pukul 12.00. selanjutnya sesi kedua dilanjutkan mulai pukul 13.00 sampai waktu coffe break pukul 14.30 dan sesi tiga berakhir sampai pukul 16.00. dan kegiatan outing class ini pun berakhir. Anak anak terlihat senang dan menikmati pembelajaran ini dan perjalanan pulang pun berjalan lancar sampai kembali di sekolah.

Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi siswa-siswi kita, dan mudah-mudahan kegiatan outing class tahun depan bisa terlaksana lebih baik lagi. Tak lupa kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada ibu Krisnawati selaku ketua PTA dan jajaran pengurus PTA yang lain, yang sudah banyak membantu demi terlaksananya kegiatan ini. Jaza-Kamallah Khairan Katsiiraa.

 

Penulis: Arif Rahman Hakim, S.Pd

Say No To Drugs: “Hidup Cerdas Tanpa Narkoba”

Say No To Drugs: “Hidup Cerdas Tanpa Narkoba”

Rabu, 21 Maret 2018 yang lalu PTA SMP Al-Bayan Islamic School bekerja sama dengan BNN dan Bang Japar Ranting Jakarta Barat menggelar Penyuluhan-Penolakan-Gerakan Hidup Cerdas Tanpa Narkoba di Aula Masjid At-tawwaab LPI Al-Bayan.

Acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberi informasi dan edukasi pada ratusan siswa siswi SMP AL-BAYAN ISLAMIC SCHOOL akan efek dan pengaruh negatif penyalahgunaan Narkoba.

Dalam kesempatan ini, Bapak Affib (konselor pihak BNN) menyampaikan banyak sekali ilmu dan informasi seputar narkoba yang sangat penting untuk diketahui. Diawali dengan pemaparan definisi dan perbedaan antara narkotika dan psikotropika. Narkoba awalnya adalah obat-obatan medis atau bahan legal lain yang disalahgunakan penggunaannya sehingga menimbulkan efek negatif tidak hanya bagi tubuh menggunanya, namun juga bagi lingkungan sekitar terutama keluarga. Berikut merupakan perbedaan antara narkotika dan psikotropika :

  1. Narkotika merupakan zat alami atau sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan sedangkan psikotropika merupakan zat alami atau sintetis yang tidak termasuk narkotika yang dapat mempengaruhi susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku pengguna.
  2. Bahan utama dari pembuatan narkotika terdiri atas 3 jenis tanaman sedangkan psikotropika terbuat dari bahan kimia non narkotika.
  3. Narkotika membuat penggunanya tidak merasakan sakit walaupun disakiti sedangkan psikotropika membuat penggunanya mengalami perubahan mental dan tingkah laku
  4. Narkotika nemberikan efek kecanduan dan tubuh tidak merasakan sakit sedangkan psikotropika menyebabkan kecanduan dan mengalami halusinasi.
  5. Narkotika termasuk dalam psikotropika sedangkan psikotropika tidak termasuk dalam narkotika
  6. Jenis atau contoh dari narkotika yaitu morfin, heroin, ganja, kokain, lysergenic acid, dan lain sebagainya sedangkan psikotropika seperti ekstasi, sabu-sabu, sedatif, nipam, angle dust, dan lain sebagainya.

Sedangkan definisi dari Zat/ bahan adiktif lain adalah bahan-bahan selain narkotika dan psikotropika yang memberi efek negatif kecanduan bagi penggunanya. Misalnya lem yang aromanya dihirup untuk menimbulkan efek melayang. Bahkan kotoran hewan yang disimpan dalam wadah tertutup, selang beberapa hari akan menimbulkan gas yang membuat efek melayang bagi yang menghirup, saat ini pun dapat dikategorikan sebagai salah satu bahan adiktif berbahaya.

Dalam acara yang turut dihadiri oleh Bapak Doktor Agus Ramdani MAP, selaku Camat Larangan ini, juga dipaparkan bahwa jenis-jenis narkoba selalu bertambah setiap tahun. Hingga saat ini, BNN sudah menetapkan lebih dari 80 macam bahan yang digolongkan sebagai narkoba terlarang.

Bapak Affib juga memberi pengetahuan tentang pengedar dan mafia narkoba. Pengedar adalah penjual narkoba yang memperoleh narkoba dari seorang distributor atau mafia. Pengedar narkoba biasanya adalah pihak yang berhubungan langsung dengan pembeli atau pemakai narkoba. Sementara mafia narkoba adalah bandar besar, bisa jadi pembuat atau pengimpor narkoba dalam jumlah besar. Para pengedar narkoba, biasanya juga adalah seorang pemakai narkoba. Namun hampir semua mafia narkona, terbukti tidak pernah mengkonsumsi barang haram tersebut. Keuntungan menggiurkan dari perdagangan narkoba ini, membuat para mafia menjadikannya sebagai bisnis keluarga.

Cara penjualan narkoba pun semakin bervariasi. Saat ini narkoba juga diperjualbelikan secara kredit.

Banyak fakta mengejutkan terkait dengan pengguna narkoba yang beliau paparkan. Misalnya saja,bahwa di Provinsi DKI jakarta ini, berdasarkan survey dan investigasi BNN, ternyata tidak ada satu RW pun yang terbebas dari narkoba. Artinya, ribuan satuan masyarakat tingkat RW di Jakarta sudah tersusupi peredaran narkoba.

Target pasar para mafia narkoba saat ini bukan lagi para remaja, namun sudah menyasar pelajar sekolah dasar.

Tipe siswa yang disasar para pengedar narkoba adalah 5B, 3P dan 3M.

5B: Begadang, Bolos, Ber-uang, Broken home, Berpengaruh

3P: Perokok, Pengangguran, Putus Sekolah

3M: Manja, Malas, Mencla mencle

Pemakai narkoba dapat dikenali melalui beberapa ciri:

Berjalan sempoyongan

Bicara sedikit pelo dan tidak jelas

Sering mengantuk

Kebersihan diri tidak terawat

Sering mengurung diri di kamar atau kamar mandi

Mudah marah, emosi tidak terkontrol

Ditemukan luka atau sayatan di lengan

Ditemukan alat bantu penggunaak narkoba

Para pemakai narkoba biasanya juga mengalami beberapa perubahan sikap yang dikenal dengan 4-Ong, yaitu:

Bohong, Bengong, Nyolong, Nodong

BNN pernah mengadakan tes narkoba di salah satu kecamatan di Jakarta, meliputi 23 sekolah menengah pertama dan menengah atas. Hasilnya sangat memprihatinkan, karena ternyata dari sekitar nyaris seribu orang siswa yang diuji sampel urinnya, 30% ternyata positif mengandung zat narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lain.

Namun fakta lain yang lebih mencengangkan adalah, bahwa kalangan pengguna narkoba terbesar secara presentasi ternyata didominasi oleh pekerja dan karyawan usia matang.

Menurut Pak Affib, satu hal yang harus sangat diwaspadai adalah rokok. Karena merokok adalah pintu gerbang menuju penggunaan narkoba. Semua pengguna narkoba mengawali dengan mengkonsumsi rokok terlebih dahulu. Beliau berpesan agar jangan pernah meremehkan efek negatif merokok. Merokok jauh lebih sulit diberantas, karena penjualan rokok masih legal. Bahkan banyak siswa yang memiliki orangtua perokok aktif, sehingga setiap hari menyaksikan kegiatan merokok di dalam rumah masing-masing.

Awalnya hanya sekedar merokok,lalu meningkat pada penggunaan narkoba. Efek dari kecanduan narkoba biasanya berlanjut dengan perilaku seks bebas dan kenekatan melakukan tindakan kriminal demi memenuhi kebutuhan tubuh yang sudah mencandu narkoba. Pesan Pak Affib kepada seluruh siswa dan warga SMP AlBayan Islamic School, jangan pernah meremehkan yang kecil. Karena yang kecil lama kelamaan akan menjadi besar. Untuk mencegah terjerumus narkoba pun lakukan dari yang kecil. Jauhi rokok adalah langkah awal dari gerakan anti narkoba.

Penulis:

Puri Fitriani, S.Sos (Guru BK SMP Al-Bayan Islamic School)

Asiknya Ujian

Asiknya Ujian

Ujian sekolah dalam bentuk apa pun (UTS, UAS terutama UN) masih dianggap menjadi momok menakutkan pendidikan. Padahal, menurut banyak psikolog dan pakar, seperti apapun kurikulum, seberat apapun beban pendidikan, sumber stress utama pada anak (menurut hasil penelitian) adalah orangtuanya di rumah, terutama ibu.

Tanpa disadari, ibu di rumah punya peran sangat penting untuk membuat aneka ujian tak lagi jadi momok bagi anak. Antara lain dengan cara, tidak menempatkan dan menganggap UTS/UAS/UN memiliki level yang lebih tinggi dan superior daripada PR dan latihan biasa.

Tidak perlu mengagungkan ujian-ujian tersebut dengan menganggapnya sebagai sesuatu yang lebih penting daripada latihan soal sehari-hari. Ketenangan ibu, dengan tidak heboh jelang ujian, adalah salah satu nilai positif yang akan diserap ananda.

Setiap hal atau kejadian pasti punya dua sisi yang bersebrangan. Ada positif dan negatifnya. Ajak anak menggali sisi positif ujian. Hingga anak-anak bahkan bisa jadi akan menyambut ujian dengan sukacita dan berkata:

“Kalau ujian itu enak. Pulangnya bisa cepat.”

“Asyiiiik besok UAS, bawa bukunya sedikit. Tas gak berat.”

“Yess besok UN… 4 hari lagi santaiii… Libur lamaaa…”

Bukankah benar yang dikatakan Rihal (8 tahun), bahwa: “UTS/UAS itu cuma beda kertasnya aja. Kalau PR atau latihan kerjainnya di buku tulis. Kalau ujian kerjainnya di kertas ujian.”

Mengenali karakter masing-masing anak akan sangat membantu ibu untuk bisa menyikapi ujian dengan santai. Jika nilai tanggungjawab dan kelekatan sudah tertanam, biasanya ibu akan lebih tenang menghadapi ujian si anak. Anak yang berkarakter judging, well planned atau terorganisir.. Pasti sudah punya perencanaan dan persiapan diri menyambut ujian.

Anak dengan karakter perceiving yang menyukai deadline dan tantangan, biasanya akan makin cemerlang saat berada di bawah tekanan. Seperti lampu senter yang makin bersinar di saat gelap. Anak dengan tipe belajar auditori, mungkin tak perlu lagi repot membaca buku atau mengerjakan latihan soal jelang ujian. Sebab semua materi pasti sudah direkam dan diserap paripurna saat mendengarkan penjelasan guru di kelas. Ketenangan dan sikap santai ibu, bisa jadi adalah salah satu pendampingan terbaik yang bisa diberikan untuk anak menjelang ujian.

UTS, UAS, UN?

Ya so what….? Exam is just another type of homework n exercise. Isn’t it?

 

Penulis: Puri Fitriani, S.Sos

Guru BK (Bimbingan Konseling)

Ada PTS, UTS dan UAS Di SMP Al Bayan

Ada PTS, UTS dan UAS Di SMP Al Bayan

Salah satu bagian yang penting dari proses pendidikan adalah evaluasi pembelajaran, dimana siswa menyelesaikan soal-soal ujian dari materi yang sudah didapat selama Kegiatan Belajar Mengajar. Adapun tujuan dari evaluasi itu sendiri yaitu memperoleh data pembuktian yang akan menjadi petunjuk sampai dimana tingkat kemampuan dan tingkat keberhasilan siswa dalam pencapaian tujuan-tujuan kurikuler setelah menempuh proses pembelajaran dalam jangka waktu yang telah ditentukan (tengah semester). Selain itu juga untuk mengukur dan menilai sampai dimanakah efektifitas mengajar dan metode-metode mengajar yang telah diterapkan atau dilaksanakan oleh bapak dan ibu guru, serta kegiatan belajar yang dilaksanakan oleh siswa.

Kali ini SMP Al-Bayan Islamic School sedang menyelenggarakan evaluasi pembelajaran/ PTS (Penilaian Tengah Semester) untuk kelas VII, UTS (Ujian Tengah Semester) untuk kelas VIII dan UAS (Ujian Akhir Semester) untuk kelas IX. Kegiatan ini dilaksanakan selama sepekan terhitung sejak tanggal 5-9 Maret 2018. Adapun pesertanya terdiri dari 188 siswa-siswi diantaranya, 69 peserta ujian PTS, 74 peserta UTS, dan 46 peserta UAS. Semoga selama pelaksanaan evaluasi ini siswa-siswi mengikutinya dengan baik dan tertib serta mendapatkan hasil yang optimal.

Sepekan sebelum dilaksanakannya PTS, UTS,dan UAS siswa-siswi mendapatkan kisi-kisi dari guru bidang studi masing-masing. Para guru memberikan kisi-kisi kepada siswa-siswi agar mereka dapat menjawab soal dengan baik. Namun pada hakikatnya kisi-kisi yang diberikan hanya memberikan batasan kepada mereka untuk belajar. Pada beberapa siswa kegiatan PTS, UTS dan UAS adalah kegiatan yang dapat merubah hari-hari mereka menjadi aneh dan menegangkan. Hari-hari yang menuntut untuk kebut belajar dengan harapan mendapatkan nilai yang bagus. Kini siswa menganggapnya nilai telah menjelma menjadi permata indah dalam kelas, sehingga mereka pun menjadi stres. Padahal hal ini tidak seharusnya terjadi, peran orang tua sangat penting untuk membantu ananda dalam menghadapi Ujian, sesuai apa yang disampaikan oleh guru BK kita, “Asyiknya Ujian” berikut yang disampaikannya.

 

Nur Alfy Ilmy, S.Pd

Ketua Pelaksana PTS, UTS & UAS

AISCO 2018

AISCO 2018

AISCO 2018 atau Al-Bayan Islamic School Competition yang diadakan pada tanggal 27 Februari –1 Maret 2018 ini merupakan acara yang cukup bergengsi. Mengapa cukup bergengsi? Karna antusias akan acara ini tidak hanya datang dari siswa-siswi Al-Bayan itu sendiri, melainkan juga dari sekolah-sekolah luar lainnya. Kemeriahan kegiatan ini didukung oleh berbagai kompetisi yang sangat menarik seperti; Ranking 1, Cerdas Cermat PAI, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Da’i Cilik (Dacil), dan Futsal. Tidak hanya sampai disitu saja, AISCO kali ini juga mengadakan exhibition Futsal dan Basket dengan tujuan menghibur para siswa-siswi dari luar sekolah SMP Al-Bayan Islamic School selama menunggu atau setelah selesai mengikuti kompetisi.

Tiga hari yang sanagat luar biasa dari AISCO terlaksana dengan baik, hingga sampai pada waktu yang ditunggu-tunggu yakni pengumuman para pemenang kompetisi AISCO 2018. Beberapa sekolah yang berhasil memenangkan kompetisi kali ini adalah SD Al-Bayan, SDN Kreo 5, SDN Meruya Utara 12 Pagi, School of Qur’an, SDN Larangan 1, MIS Al-Mubarak dan SDI Nurul Hasanah. Penampilan  adik kita ‘Syakira (JISc)’ yang sangat luar biasa yang tidak lain adalah pemenang pertama dari kompetisi Dacil dan juga dua buah lagu yang dibawakan oleh tuan rumah yakni SMP Al-Bayan Islamic School menjadi penutup kegiatan AISCO 2018 kali ini.

Kegiatan AISCO yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan menjadi kegiatan yang dapat memotivasi siswa untuk terus belajar, memupuk mental, dan kepercayaan diri para siswa-siswi baik yang ada di SMP Al-Bayan Islamic School maupun sekolah lainnya yang ikut berpartisipasi. Yang terpenting dari kegiatan kali ini adalah dapat menjalin tali silaturahmi dengan sekolah-sekolah lainnya seperti yang Allah SWT perintahkan;

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.’ ( An-Nisa;1)

 

Khairina Nur Fajriyah, S.Pd

Koordinator level VII TP. 2017-2018

Jum’at Barokah SMP Al Bayan

Jum’at Barokah SMP Al Bayan

Minggu ini berkesempatan mengunjungi dan menyantuni panti asuhan Al Ma’Mur di bilangan Petukangan Selatan, Jakarta Selatan. Panti asuhan Al Ma’mur ini mengayomi total 50an orang anak yatim dan/atau piatu. 30 anak yatim piatu berdiam di dalam lingkungan panti.
Sementara lebih dari 20 orang lain masih memiliki keluarga yang berdomisili di sekitar panti asuhan, namun ditanggung biaya pendidikannya oleh Yayasan Panti Asuhan Al Ma’Mur. Bekerjasama dengan mama-mama cantik PTA SMP Al Bayan, alhamdulillah kunjungan kali ini mendonasikan sembako, makanan dan uang tunai yang insyaallah bermanfaat barokah bagi teman-teman warga panti.
Menjadi pengalaman nyata yang sangat berkesan, terutama bagi para siswa, menikmati indahnya berbagi. Menikmati rasa syukur yang bertambah atas apa yang dimiliki. Menikmati empati terhadap sesama. Menikmati lingkungan yang belum pernah dilihat dan dikunjungi. Menikmati pertemuan dan pertemanan dengan sahabat-sahabat baru.
Semoga bisa segera berjumpa lagi. Aamiin.
Penulis: Puri Fitriani, S.Sos
Guru Bimbingan Konseling SMP Al-Bayan Islamic School
SMP Al Bayan Raih Juara

SMP Al Bayan Raih Juara

Alhamdulillah siswa SMP Al-Bayan memperoleh juara di beberapa event, diantaranya Kompetisi bola Basket putra di Albafest 2018 (1-9 Februari 2018), dimana tim basket putra SMP Al-Bayan meraih juara 3 di Albafest se-Jabodetabek tersebut.

Tim futsal putra SMP Al-Bayan juga tidak mau kalah, tim futsal telah meraih juara 3 di Liga Regional Jakarta Barat-Tangerang (25 Februari 2018). Dan event lain yang diikuti yaitu Olimpiade MIPA & IPS Al Sains Tingkat Nasional se-Kota Tangerang-Jakarta (24 Februari 2018). Tidak tanggung-tanggung sekolah mengirimkan 31 siswa diantaranya, 19 siswa dalam lomba TO UN (Try Out Ujian Nasional), 8 siswa dalam lomba MHQ (Musabaqoh Hifdzil Qur’an), dan 4 siswa dalam lomba OSN (Olimpiade Sains Nasional).

Di acara yang diikuti oleh seluruh siswa dari sekolah se-Jakarta-Tangerang, siswa-siswi dari SMP Al-Bayan ini mengukir prestasi yang menggembirakan. M. Arif Ridwan (siswa dari kelas 9) meraih juara 1 dalam lomba TO UN, M. Adnan Wicksana (siswa kelas 8) meraih Juara 2 dalam olimpiade Matematika, M. Raka Maulana (siswa kelas 8) meraih juara 2 dalam lomba MHQ, dan Aqilla Danishara Widyadhari (siswa kelas 8) meraih juara 3 dalam lomba MHQ. Semoga prestasi yang diraih siswa SMP Al-Bayan ini bisa tetap dipertahankan dan diikuti oleh siswa-siswi lainnya. Terimakasih atas doa dan dukungan dari semua pihak, terutama ayah dan bunda yang sudah meluangkan waktu untuk mendampingi ananda dalam setiap kompetisi. Jaza-Kamallah Khairan Katsiiraa. (Kamis, 1 Maret 2018).

 

Yuyun Yunanti, S.Pd

Pustakawati SMP Al-Bayan Islamic School

Field Trip SMP Al-Bayan Islamic School 2018

Field Trip SMP Al-Bayan Islamic School 2018

Field Trip merupakan kegiatan tahunan yang selalu dinanti oleh siswa-siswi Al-Bayan. Kegiatan ini adalah kegiatan yang mengikut sertakan seluruh siswa-siswi SMP Al-Bayan yakni level VII-IX. Field Trip yang bertemakan T.E.A.M (Together everyone Achieves More) ini memilih TMII sebagai destinasi kali ini. Tempat-tempat pilihan yang menjadi objek kunjungan di tahun 2018 ini adalah beberapa museum yang tidak hanya menarik, tetapi juga sangat bermanfaat bagi pengetahuan dan pengalaman siswa-siswi di SMP Al-Bayan. Beberapa objek yang menjadi pilihan untuk Field Trip kali ini adalah Bayt Qur’an, Museum Penerangan, dan PP IPTEK.

Museum pertama yang dikunjungi adalah Bayt Qur’an. Museum yang sangat menarik dan tentunya penting sekali untuk dikunjungi bagi siswa-siswi SMP Al-Bayan. Terdapat beberapa benda-benda peninggalan yang tidak hanya bersejarah tetapi juga unik yang berkaitan dengan kitab suci umat Islam “Al Qur’an”. Siswa-siswi sangat antusias menyisiri satu demi satu peninggalan yang berada di museum ini, diantaranya adalah; Al Qur’an yang terkecil sampai yang terbesar, beberapa mushaf Qur’an bersejarah, berbagai jenis tumbuhan yang terdapat didalam Al Qur’an, dan banyak lagi benda-benda berharga yang berkaitan dengan sejarah Al Qur’an.

Museum selanjutnya adalah Museum Penerangan yang terdiri dari tiga lantai. Di museum ini terdapat banyak sekali benda-benda bersejarah dalam dunia penerangan Indonesia, seperti benda-benda yang memiliki sejarah informasi dan komunikasi, relief yang menggambarkan sejarah penerangan, studio mini, dan banyak lagi benda-benda peninggalan yang tidak kalah menariknya. Dengan antusias yang sangat besar, siswa-siswi berkumpul di lantai 2 untuk mendapatkan arahan dari pemandu yang ada di museum ini. Selanjutnya siswa-siswi masuk kedalam teater mini untuk menggali informasi secara audio visual dan menonton film dokumenter. Kemudian siswa-siswi dibebaskan untuk menggali informasi sebanyak banyaknya mengenai benda-benda yang ada di museum penerangan ini.

Objek kunjungan terakhir yang tidak kalah menarik adalah Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK). Terdapat banyak sekali alat peraga yang dikelompokan menjadi 14 wahana, diantaranya adalah antariksa, lingkungan, listrik dan magnet, transportasi udara dan banyak lagi yang tentunya menarik perhatian siswa-siswi SMP Al-Bayan. Seluruh siswa-siswi dengan semangat dan rasa ingin tahu menyusuri wahana demi wahana yang ada di PP-IPTEK yang merupakan objek terakhir untuk Field Trip kali ini.

Kegiatan ini diharapkan menambah pengetahuan, pengalaman, dan minat pada seluruh siswa-siswi SMP Al-Bayan dan tidak hanya berfokus kepada ilmu pengetahuan saja tetapi juga mampu menghargai sejarah dan perkembangan Ilmu itu sendiri.

Penulis: Khairina Nur Fajriyah, S.Pd

Koordinator Level VII, TP. 2017-2018