Pembelajaran
tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Hari ini, 24 Agustus 2026 para murid
diajak merasakan pengalaman belajar melalui sebuah perjalanan dalam kegiatan
Field Trip Bandung dengan tema “Jelajah, Belajar, dan Tumbuh Bersama — Journey
Beyond the Classroom.”
Perjalanan
dimulai sejak pagi dengan berkumpul di sekitar TransJakarta Puri Beta 2.
Menariknya, perjalanan menuju Bandung kali ini menggunakan rangkaian
transportasi umum, mulai dari TransJakarta, LRT, hingga kereta cepat Whoosh.
Para siswa tidak hanya menikmati perjalanan, tetapi juga belajar secara
langsung bagaimana menggunakan transportasi publik, mengikuti jadwal, menjaga
ketertiban, serta bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan kelompok.
Dari
Puri Beta 2, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pancoran, kemudian
berpindah menggunakan LRT jurusan Jati Mulya menuju lokasi keberangkatan Whoosh
di stasiun Halim. Setelah melalui proses edukasi dan persiapan perjalanan, murid
bersama guru kemudian menaiki Whoosh dari Halim menuju Tegalluar.
Setibanya
di Bandung, perjalanan dilanjutkan dengan kunjungan ke Masjid Al Jabbar. Di
tempat ini, murid diajak mengenal salah satu ikon arsitektur keislaman di Jawa
Barat dan membangun kesadaran bahwa perjalanan dan pembelajaran tetap berjalan
beriringan dengan nilai-nilai spiritual.
Perjalanan
kemudian berlanjut menuju Masjid Agung Lembang. Setelah melaksanakan shalat dan
beristirahat, rombongan melanjutkan perjalanan menuju destinasi berikutnya,
yaitu Floating Market Lembang.
Di
Floating Market, murid-murid menikmati suasana pasar terapung yang menjadi
salah satu daya tarik wisata Lembang. Di sini, anak-anak dapat melihat secara
langsung keberagaman kuliner dan aktivitas yang ada di kawasan wisata tersebut.
Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk menikmati berbagai wahana dan
permainan, berburu pengalaman bersama teman, serta mengabadikan momen di
berbagai sudut menarik.
Kegiatan
di Floating Market menjadi salah satu momen yang menyenangkan dalam perjalanan
karena murid dapat menikmati waktu bersama setelah menjalani perjalanan panjang
sejak pagi. Kebersamaan, keceriaan, dan interaksi antarmurid menjadi bagian
dari pengalaman yang tidak kalah berharga dari destinasi yang dikunjungi.
Setiap
perjalanan pun menghadirkan pembelajaran. Anak-anak belajar membaca situasi,
mengikuti arahan, menjaga barang pribadi, bekerja sama, menyesuaikan diri
dengan lingkungan baru, sekaligus membangun kebersamaan dengan teman dan guru.
Field
trip ini menjadi ruang belajar yang lebih luas—tempat siswa dapat melihat,
mengalami, dan merasakan secara langsung apa yang selama ini dipelajari.
Perjalanan dengan transportasi publik pun menjadi bagian dari pembelajaran
tentang kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap
sesama.
Karena
pada akhirnya, perjalanan bukan hanya tentang seberapa jauh kita pergi, tetapi
tentang apa yang kita pelajari dan bagaimana kita bertumbuh di sepanjang
perjalanan.
Melalui
Field Trip Bandung ini, semoga setiap langkah, tempat yang dikunjungi, dan
kebersamaan yang tercipta menjadi pengalaman berharga bagi para murid untuk
terus menjelajah, terus belajar, dan terus tumbuh bersama. (Ummi Hamidah/red).
Journey
Beyond the Classroom — karena dunia adalah ruang belajar yang begitu luas.

