Jakarta, 28 Oktober 2026 — Bahasa bukan sekadar rangkaian
kata. Di dalamnya ada gagasan yang tumbuh, imajinasi yang menemukan bentuk, dan
keberanian untuk menyampaikan suara. Semangat inilah yang mewarnai rangkaian
Bulan Bahasa SMP Al Bayan 2026, yang berlangsung pada 6–28 Oktober 2026 dengan
mengusung tema “Gema Melodi Sastra, Arus Kreativitas Semesta”.
Selama hampir satu bulan, Bulan Bahasa menjadi ruang bagi
para siswa untuk mengeksplorasi potensi, mengembangkan kemampuan literasi,
serta mengekspresikan kreativitas melalui bahasa, sastra, dan seni. Rangkaian
kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga memberikan
kesempatan bagi siswa untuk belajar, berkarya, dan mengapresiasi beragam bentuk
ekspresi.
Mengawali Perjalanan dengan Literasi
Rangkaian Bulan Bahasa diawali dengan sosialisasi kegiatan
pada Selasa, 6 Oktober 2026. Selanjutnya, siswa level 7, 8, dan 9 mengikuti
pre-test literasi secara bertahap pada 7–9 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi
bagian dari rangkaian pengembangan literasi yang mengawali perayaan Bulan
Bahasa tahun ini.
Semangat meningkatkan kemampuan literasi kemudian diperkuat
melalui workshop bertajuk “Meningkatkan Literasi Menulis Murid SMP Al Bayan”
pada Senin, 12 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Sapta MTP, S.Sos.,
M.Pd., sebagai pemateri.
Melalui workshop tersebut, siswa mendapatkan kesempatan
untuk memperluas wawasan mengenai keterampilan menulis dan mengembangkan
gagasan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan budaya
literasi sekaligus mendorong siswa agar semakin percaya diri dalam menuangkan
ide melalui tulisan.
Sembilan Cabang Lomba, Sembilan Ruang Kreativitas
Pada Senin, 19 Oktober 2026, rangkaian Bulan Bahasa
berlanjut dengan pelaksanaan sembilan cabang lomba, yaitu membaca puisi, koran
dinding, mendongeng, iklan digital, komik strip, menulis pantun, menulis
cerpen, menulis artikel opini, dan membaca berita.
Setiap cabang lomba menghadirkan tantangan dan ruang
ekspresi yang berbeda. Siswa diajak merangkai kata menjadi cerita, menyampaikan
gagasan melalui tulisan, mengolah pesan dalam media visual, hingga menunjukkan
kemampuan berbicara di hadapan orang lain.
Melalui perlombaan ini, siswa tidak hanya berkesempatan
meraih prestasi, tetapi juga belajar berkompetisi secara sehat, mengembangkan kreativitas,
dan menghargai karya. Setiap proses menjadi bagian penting dari pengalaman
belajar yang diharapkan dapat terus tumbuh melampaui rangkaian Bulan Bahasa.
Puncak Acara yang Memukau: Dari Tari Kecak hingga Drama Musikal
Rabu, 28 Oktober 2026, menjadi puncak perayaan Bulan Bahasa
SMP Al Bayan Islamic School. Suasana acara berlangsung meriah dengan beragam
penampilan siswa yang menghadirkan kreativitas, keberanian, dan kejutan di atas
panggung.
Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian adalah
tari kecak. Pertunjukan ini semakin istimewa dengan kehadiran tiga sosok
Hanoman yang tampil dengan gerakan ekspresif dan kemunculan yang mengejutkan.
Perpaduan gerakan, ekspresi, dan penghayatan para siswa sukses membuat penonton
berseru, bahkan berteriak ketakutan. Momen tersebut menjadi salah satu
pengalaman paling berkesan dalam kemeriahan puncak Bulan Bahasa tahun ini.
Tak kalah memukau, drama musikal yang dibawakan oleh siswa
kelas 8 juga berhasil menyuguhkan pertunjukan yang mengesankan. Perpaduan
akting, musik, dan penampilan para siswa menghadirkan sajian yang menarik
perhatian penonton sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas dapat tumbuh melalui
kerja sama dan keberanian untuk berekspresi.
Kemeriahan semakin terasa melalui penampilan musikalisasi
puisi, paduan suara, dan tari kreasi. Beragam pertunjukan tersebut menghadirkan
warna tersendiri dalam perayaan Bulan Bahasa. Bahasa dan sastra tidak hanya
hadir dalam tulisan atau bacaan, tetapi juga berpadu dengan musik, gerak,
suara, dan seni pertunjukan.
Puncak acara turut dimeriahkan dengan penampilan para juara
lomba sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha dan kreativitas siswa selama
rangkaian kegiatan berlangsung. Momen ini menjadi kesempatan untuk merayakan
pencapaian sekaligus memberikan motivasi bagi seluruh siswa agar terus
mengembangkan potensi diri.
Penobatan Duta Literasi SMP Al Bayan Islamic School 2026
Selain menjadi panggung bagi kreativitas dan seni
pertunjukan, puncak Bulan Bahasa juga menjadi momen penobatan Duta Literasi SMP
Al Bayan 2026. Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada siswa
yang menunjukkan perhatian terhadap literasi, kemampuan akademik, adab, serta
keterampilan berkomunikasi.
Penilaian Duta Literasi mempertimbangkan beberapa aspek,
meliputi jumlah buku bacaan, nilai Bahasa Indonesia dan mata pelajaran lainnya,
keseharian siswa, adab, serta kemampuan berbicara. Dengan demikian, literasi
tidak hanya dipandang sebagai kebiasaan membaca, tetapi juga berkaitan dengan
cara siswa mengembangkan pengetahuan, bersikap, dan menyampaikan gagasan.
Pada kesempatan ini, Hafidz Husain Permono dari kelas 8.4
dan Hayfa Hanania Romdoni dari kelas 7.1 dinobatkan sebagai Duta Literasi SMP
Al Bayan 2026.
Penobatan tersebut diharapkan dapat menginspirasi siswa
lainnya untuk semakin mencintai kegiatan membaca, memperluas wawasan, menjaga
adab, dan berani menyampaikan pendapat dengan baik. Semangat literasi pun
diharapkan tidak berhenti pada perayaan Bulan Bahasa, melainkan terus tumbuh
menjadi bagian dari keseharian di lingkungan sekolah.
Merayakan Bahasa, Menumbuhkan Kreativitas
Lebih dari sekadar agenda tahunan, Bulan Bahasa menjadi
ruang bagi siswa untuk memahami bahwa literasi dapat hadir dalam berbagai
bentuk. Membaca, menulis, berbicara, menciptakan karya visual, hingga
menampilkan pertunjukan merupakan bagian dari proses belajar yang saling
melengkapi.
Melalui rangkaian kegiatan ini, SMP Al Bayan berharap
semangat literasi dan kreativitas terus tumbuh dalam keseharian siswa.
Kemampuan mengolah bahasa bukan hanya mendukung pembelajaran di kelas, tetapi
juga membantu siswa menyampaikan gagasan, mengembangkan pemikiran, dan memahami
beragam perspektif.
Sejalan dengan tema “Gema Melodi Sastra, Arus Kreativitas
Semesta”, Bulan Bahasa SMP Al Bayan 2026 menjadi perayaan atas kata-kata yang
melahirkan gagasan, karya yang menghadirkan makna, serta kreativitas yang
menemukan ruang untuk berkembang.
Sebab, ketika siswa diberi kesempatan untuk membaca,
menulis, mencipta, dan bersuara, bahasa tidak berhenti sebagai pelajaran.
Bahasa menjadi jembatan bagi lahirnya ide, keberanian, dan karya yang dapat
menginspirasi.
Daftar Pemenang Lomba Bulan Bahasa SMP Al Bayan Islamic School 2026
Berikut daftar siswa dan kelas yang meraih juara dalam
perlombaan Bulan Bahasa 2026.
Cabang Lomba Juara Nama
Siswa/Kelas
Membaca Puisi 1 Mazea — 8.1
Membaca Puisi 2 Riza — 7.4
Membaca Puisi 3 Azka — 9.1
Komik Strip 1 Cheva
— 8.2
Komik Strip 2 Khansa
Shalihah — 9.2
Komik Strip 3 Radhika
— 9.3
Koran Dinding 1 Kelas
7.1
Koran Dinding 2 Kelas
9.1
Koran Dinding 3 Kelas
9.2
Menulis Pantun 1 Arsyad — 8.3
Menulis Pantun 2 Sabrina — 9.2
Menulis Pantun 3 Kei — 8.2
Menulis Cerpen 1 Aisha Zalesa — 9.2
Menulis Cerpen 2 Kayana Adinta — 7.2
Menulis Cerpen 3 Hafizh Ahza — 8.4
Menulis Artikel Opini 1 Nadindra — 8.2
Menulis Artikel Opini 2 Raysha — 9.1
Menulis Artikel Opini 3 Rafqa — 7.3
Membaca Berita 1 Ranaya — 9.1
Membaca Berita 2 Mazea — 8.1
Membaca Berita 3 Hayfa — 7.1
Mendongeng 1 Azka
— 9.1
Mendongeng 2 Sheza
— 8.2
Mendongeng 3 Kiandra
— 7.2
Iklan Digital 1 Medwina
— 7.1
Iklan Digital 2 Sherren
— 8.1
Iklan Digital 3 Agast
— 9.3
Duta Literasi SMP Al Bayan Islamic School 2026
Nama Siswa Kelas
Hafidz Husain Permono 8.4
Hayfa Hanania Romdoni 7.1
Selamat kepada seluruh pemenang dan Duta Literasi SMP Al
Bayan 2026, serta apresiasi kepada semua siswa yang telah berpartisipasi! Semoga
semangat berkarya, berliterasi, dan berkreasi terus tumbuh dalam setiap langkah
pembelajaran di SMP Al Bayan Islamic School. (Umi Khamidah/red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

