Manasik Haji TK Al Bayan Islamic School Tahun Ajaran 2026–2027

Alhamdulillah, dalam rangka memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini, TK Al Bayan Islamic School menyelenggarakan kegiatan Manasik Haji Tahun Ajaran 2026–2027. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana edukasi bagi peserta didik untuk mengenal lebih dekat rangkaian ibadah haji melalui praktik secara langsung. Dengan penuh semangat dan antusiasme, anak-anak diajak untuk mengikuti setiap tahapan manasik haji yang dikemas secara menarik, interaktif, dan disesuaikan dengan dunia anak usia dini.

Kegiatan diawali dengan pengenalan dan praktik beberapa rangkaian ibadah haji, mulai dari wukuf di Padang Arafah, yaitu kegiatan berdiam diri dan berdoa sebagai salah satu rukun utama dalam ibadah haji. Selanjutnya, anak-anak diajak merasakan pengalaman melewati Terowongan Mina yang menggambarkan perjalanan para jemaah haji menuju tempat pelaksanaan rangkaian ibadah berikutnya. Dengan bimbingan para guru, peserta didik juga mempraktikkan kegiatan lempar jumrah, yaitu melempar batu kerikil sebagai simbol perlawanan terhadap godaan setan dan pembelajaran tentang pentingnya ketaatan kepada Allah SWT.

Tidak kalah menarik, anak-anak juga mendapatkan pengalaman mempraktikkan thawaf dengan mengelilingi replika Ka’bah sebanyak tujuh putaran. Dalam rangkaian ini, peserta didik diperkenalkan dengan Maqam Ibrahim sebagai salah satu tempat bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan Nabi Ibrahim AS. Setelah itu, anak-anak melanjutkan kegiatan dengan melakukan sa’i, yaitu berlari-lari kecil dari Bukit Safa menuju Bukit Marwah, sebagaimana kisah perjuangan Siti Hajar dalam mencari air untuk putranya, Nabi Ismail AS. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal nilai kesabaran, keteguhan hati, ikhtiar, dan tawakal kepada Allah SWT.

Rangkaian manasik haji kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tahallul, yaitu memotong atau menggunting sebagian rambut sebagai simbol berakhirnya rangkaian ibadah haji tertentu. Setelah menyelesaikan seluruh tahapan praktik manasik, suasana semakin meriah dengan kegiatan membeli suvenir. Anak-anak diberikan kesempatan untuk memilih berbagai cendera mata sebagai kenang-kenangan dari pengalaman belajar mereka pada hari tersebut. Kegiatan ini juga menjadi sarana sederhana untuk mengenalkan aktivitas jual beli serta melatih kemandirian dan kemampuan anak dalam menentukan pilihan.

Melalui kegiatan Manasik Haji ini, TK Al Bayan Islamic School berharap peserta didik tidak hanya mengenal urutan pelaksanaan ibadah haji, tetapi juga dapat memahami nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, seperti kesabaran, kedisiplinan, kebersamaan, kemandirian, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Pengalaman belajar secara langsung ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap ajaran Islam serta menjadi bekal pengetahuan dan pembiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Semoga melalui kegiatan ini, tumbuh generasi muslim yang berakhlak mulia dan memiliki cita-cita untuk dapat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci di kemudian hari. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *